Selasa, Maret 5, 2024
BerandaPendidikanUnisma Gandeng NCC dan Raisecom Kembangkan 5G Private dan GPON Laboratory di...

Unisma Gandeng NCC dan Raisecom Kembangkan 5G Private dan GPON Laboratory di Indonesia

MALANG, insidepontianak.com – Universitas Islam Malang atau Unisma, sukses lakukan kerja sama dengan menggandeng Nusantara Cultural Center (NCC) dan Raisecom.

Ketiga pihak lakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang sekaligus membuka pelatihan 5G Private dan GPON (Gigabit Passive Optical Network) Laboratory pada Rabu (15/03/2023).

Acara tersebut bertempat di Gedung Pusat Unisma. MoU ditandatangani langsung oleh Rektor Unisma, Prof Maskuri, Dewan Pembina NCC, Imam Pituduh, dan Country Director Raisecom, Nurtjahja Wibawa.

Untuk kegiatan pelatihan 5G Private dan GPON sendiri berlangsung selama dua hari, yakni pada 15 hingga 16 Maret 2023.

Pada kesempatan tersebut Rektor UNISMA, Prof Maskuri menjelaskan, bahwa perguruan tinggi lain di Indonesia belum memiliki 5G Private dan GPON Laboratory.

Sehingga dalam hal ini Unisma telah mendahului. Prof Maskuri menyatakan bahwa kerja sama ini adalah satu lompatan yang mengantarkan Unisma lebih maju dalam bidang informasi dan teknologi yang mengarah ke 5G.

“Yang jelas, Unisma ingin menjadi garda terdepan terhadap berbagai perubahan yang ada di dunia, bukan sekedar di Indonesia,” ujarnya.

Imam Pituduh, selaku Dewan Pembina Yayasan NCC dalam sambutannya menyampaikan, Unisma akan menjadi kampus pertama yang mengakses jaringan 5G secara privat.

Unisma juga menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang andil dalam pengembangan 5G Private dan GPON Laboratory.

“Apa yang akan kita lakukan di UNISMA, pertama kita akan membuat laboratorium 5G dan GPON bersama-sama. Kita akan melakukan pelatihan secara terpadu, reguler. Yang kedua selain pelatihan, riset nanti akan kami kembangkan bareng-bareng. Kita akan kembangkan tenaga kerja untuk memanage service,” terang Imam Pituduh.

Unisma dipilih untuk menjadi tuan rumah dalam pengembangan teknologi ini bukan tanpa sebab. Imam menjelaskan, alasan pihaknya memilih UNISMA tak lain karena perguruan tinggi yang satu ini merupakan perguruan tinggi swasta terdepan dan juga perguruan terbaik yang dinaungi oleh Nahdlatul Ulama (NU).

“Jadi Unisma nanti akan menjadi pusat pelatihan 5G dan GPON seluruh Indonesia, dan juga menjadi pusat pembelajaran bagi temen-temen yang mau punya sertifikasi manage service,” tukasnya.

Sementara itu, Country Director dari Raisecom Technology, Co, Ltd, Nurtjahja Wibawa, dalam sambutannya mengungkapkan, pihaknya berperan menyediakan teknologi 5G Private dan GPON Laboratory.

Ia menambahkan, kerjasama ini menjembatani industri dan akademisi untuk berkontribusi dalam program Presiden Joko Widodo dalam memberantas kemiskinan, hingga memperluas jaringan komunikasi yang kuat hingga titik terluar di Indonesia.

“Beliau (Presiden RI) bercita-cita, sampai semua titik terluar di Indonesia harus terkoneksi internet yang kecepatan tinggi. Apa yang kami bawa kesini itu sebagai platform di bidang pertanian, utamanya pertanian berbasis IT dan 5G ,” ucapnya.***

RELATED ARTICLES

Berita Populer