Senin, Februari 26, 2024
BerandaPendidikan22 Tim PKM dan 6 Tim P2MW Unisma Raih Pendanaan Kemendikbud Ristek

22 Tim PKM dan 6 Tim P2MW Unisma Raih Pendanaan Kemendikbud Ristek

MALANG, insidepontianak.com –Unisma kembali mendulang prestasi membanggakan dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Ada 22 tim didanai PKM dan 6 tim P2MW. Dari keseluruhan pendanaan, mahasiswa Unisma total mendapat sekitar 179 Juta Rupiah.

Sebanyak 22 tim tersebut terdiri dari 8 bidang. Yakni satu tim PKM-K (Kewirausahaan), satu tim PKM-KC (Karsa Cipta), dua tim PKM-PI (Penerapan Iptek), dua tim PKM-PM (Pengabdian kepada Masyarakat), 14 tim PKM-RE (Riset Eksakta), dan dua tim PKM-RSH (Riset Sosial Humaniora).

Selain itu, satu tim PPK Ormawa (Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan) oleh UKM Kopma juga lolos pendanaan senilai Rp 37 juta. Sedangkan, lima tim lainnya juga lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), mulai dari kategori industri kreatif, budidaya, hingga makanan dan minuman.

Kepala biro administrasi kemahasiswaan, alumni, dan keagamaan, Dr Muhammad Yunus., M.Pd, menyampaikan bahwa tahun 2023 terjadi peningkatan signifikan bagi Universitas Islam Malang (Unisma).

“Tahun lalu yang mendapat dana PKM hanya 4 Proposal. Tahun ini 22 dari 6 bidang PKM, karena PKM AI dan GT belum keluar pengumumannya. Tiap tahunnya, Unisma selalu memenuhi kuota secara maksimal yang diminta oleh Dikti. Persaingan sangat ketat, kita mengirim 155 tim diterima 22, ini akan disusul AI dan GT,” ujar Dr Yunus saat konferensi pers, Selasa (20/6/2023).

Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si menjelaskan bahwa beberapa hal strategis yang diraih Unisma ini merupakan langkah awal untuk masuk di milestone entrepreneur University. Bahkan, Kegiatan terkait entrepreneur university sudah dilakukan pada tahun 2023 dan bahkan sudah mulai start di tahun sebelumnya.

“Bahkan startup bagi mahasiswa Unisma sudah digalakkan berkolaborasi dengan usaha yang dikembangkan alumni, para dosen di samping juga ada inkubator bisnis di lingkungan Unisma. Alumni yang punya usaha di dalam mengembangkan jiwa entrepreneur ternyata berdampak positif terhadap pembinaan mahasiswa Unisma,” jelas Rektor kelahiran Tuban ini.

Terkait pembinaan, di Unisma terdapat master maba. Ada juga pendampingan mahasiswa terkait karya ilmiah, seperti pembinaan PKM. Tak hanya itu, Unisma memiliki program yang disebut kelas profesional, kelas branding, rumah kreatif mahasiswa, rumah budaya dan peradaban, UKM entrepreneur generasi emas, serta berbagai program strategis lain.

“Upaya yang dilakukan Unisma ternyata berdampak positif pada perolehan pendanaan PKM 2023. Ada total 22 PKM dengan 8 bidang yaitu, PKM K, PKM KC, PKM PM, PKM PI , PKM RE. Program ini ternyata diarahkan untuk pengembangan usaha produktif dalam mengembangkan sociopreneurship, dengan berbagai inovasi yang mendapat pembiayaan dari kementerian,” jelas Rektor Unisma.

Lebih lanjut Rektor Unisma menambahkan Selain PKM, Unisma juga lolos P2MW. Itu semua, kata Rektor, dilakukan melalui tim dengan didampingi dosen. Pihaknya mengaku selalu punya ekspektasi tinggi pada program strategis dari Kemdikbud Ristek.

Unisma saat ini juga sedang melakukan pemetaan terhadap startup yang dilakukan dosen, mahasiswa, karyawan, dan alumni. Dari pemetaan ini nanti akan ditulis menjadi buku dengan format penulisan yang sedang disiapkan.

“Kami sedang melakukan inventarisasi orientasi mahasiswa untuk memilih program strategis startup apa. Akan kita mapping sesuai dengan dengan pemilihan startup. Setelah itu kita hadirkan tenaga expert untuk melakukan pendampingan sekaligus kita carikan dunia usaha dan dunia industri untuk bekerjasama,” paparnya.

Unisma bakal mengundang alumni yang punya usaha strategis. Banyak alumni Unisma yang sukses di dunia usaha dan dunia industri.

“Bahkan sudah ada alumni kita angkatan 2003 yang punya aset hampir 1 triliun, nanti kita undang. Ini sebagai bentuk aplikatif dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” pungkas Rektor Unisma. ***

RELATED ARTICLES

Berita Populer