Selasa, Maret 5, 2024
BerandaKalbarPontianakIkatan Alumni Minta Pemprov Kalbar Renovasi Bangunan SMA 7 Pontianak

Ikatan Alumni Minta Pemprov Kalbar Renovasi Bangunan SMA 7 Pontianak

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ikatan Alumni SMPP 27, SMAN 8 dan SMAN 7 Pontianak mendorong Pemerintah Provinsi Kalbar melakukan revitalisasi total bangunan gedung sekolah SMA 7 Pontianak.

Sebab, kondisi bangunan sekolah itu, sudah lapuk. Atap bangunannya bocor. Lantai di beberapa tempat juga sudah rusak.

Permohonan itu disampaikan di sela-sela Musyawarah Besar Ikatan Alumni SMPP 27, SMAN 8 dan SMAN 7 Pontianak, Minggu (10/12/2023).

Ketua Ikatan Alumni SMPP 27, SMAN 8 dan SMAN 7 Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar mengatakan, Mobes hari ini bertujuan untuk melakukan pergantian pengurus. Kegiatan ini pun dihadiri masing-masing angkatan.

“Setelah Mubes, kita juga akan ada kegiatan reoni akbar yang dilaksanakan pada 16 Desember 2023. Nantinya juga akan ada kegiatan donor darah, bazar, senam, dan kegiatan silaturahmi,” katanya.

Numun dalam acara Mubes kali ini, alumni bakal mengeluarkan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Kalbar agar bangunan SMA 7 dilakukan revitalisasi total.

Atau dibangun gedung baru untuk SMA 7. Alasannya, kondisi sekolah tersebut sudah tua. Dan satu-satunya sekolah di Pontianak yang belum mendapat bangunan baru.

“Karena semua sekolah di Pontianak sudah baru semua kecuali SMA 7. Selama ini hanya tampal sulam, sekarang banyak rusak dan bocor,” katanya.

Zulfydar melanjutkan, tahun ini Pemprov Kalbar telah memberikan angin segar, dengan merencanakan menganggarkan Rp2 miliar untuk pembangunan gedung. Namun, ia menilai anggaran sebanyak itu belum cukup. Karena itu, perlu ada komitmen bersama membangun sekolah SMA 7.

“Karena itu kami telah membentuk tim percepatan pembangunan yang terdiri dari tujuh orang. Tim ini mengontrol dan bersinergi dengan sekolah, agar bisa dipercepat pembangunannya seperti daerah lain,” terangnya.

Waka Kurikulum SMAN 7, Dwi Oktavianingrum menyebut, kondisi sekolah memang perlu bantuan. Sebab, beberapa tempat alami kerusakan lantai dan atap bocor.

“Peran alumni sangat diharapkan agar anggaran dapat lebih sehingga bangunan sekolah dapat baik. Kalau dua miliar, hanya rehap dan menambah bangunan dibeberapa tempat,” pungkasnya. (andi)***

Abdul Halikurrahman
Abdul Halikurrahmanhttps://insidepontianak.com/redaksi/
Koordinator Liputan Insidepontianak.com
RELATED ARTICLES

Berita Populer