Rabu, Juni 7, 2023
BerandaKalbarLandakPJ Bupati Landak Samuel Copot Kepala SDN 64 Menjalin Gara-gara Malas Masuk...

PJ Bupati Landak Samuel Copot Kepala SDN 64 Menjalin Gara-gara Malas Masuk Kerja

LANDAK, insidepontianak.com –PJ Bupati Landak, Samuel mengatakan Pemerintah Kabupaten Landak, resmi mencopot Kepala SDN 64 Menjalin, Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

Langkah pencopotan tersebut diambil setelah video viral yang  beredar di media sosial tentang  kepala sekolah yang malas masuk kerja sehingga peserta didik terlantar.

Kepala SDN 64 Menjalin yang dicopot tersebut bernama Hendra Syamsudin. Samuel mengatakan, setelah dicopot, kini kepala sekolah dijabat Plt bernama Maridanus.

“Iya sudah kita copot dan kita tunjuk PLT,” kata Samuel kepada insidepontianak.com, Jumat (26/5/2023).

Selain dicopot dari jabatanya  Hendra Syamsudin juga akan dilakukan pembinaan oleh Pemerintah Kabupaten Landak.

Samuel berpesan agar Plt yang baru dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Ia tak ingin mendegar laporan aktivitas belajar mengajar di sekolah itu kosong melompong lagi. Walaupun di SDN 64 Menjalin itu hanya ada 16 siswa.

Sebelumnya, anggota DPRD Kalbar, Dapil Kabupaten Landak, Minsen meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Landak memberikan sanksi tegas, jika benar video viral yang memperlihatkan tak ada aktivitas belajar mengajar di SDN 64 Menjalin, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

“Kalo memang benar faktanya seperti itu, saya merasa prihatin dan sangat menyayangkan hal itu bisa terjadi,” kata Minsen kepada insidepontianak.com, Selasa (23/5/2023).

Legislator PDI Perjuangan ini meminta Pemerintah Kabupaten Landak cepat dan sigap melakukan pembenahan di SD 64 Menjalin, Kabupaten Landak.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak diharapkan memberikan sanksi apabila aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut tak berjalan. Terlebih yang viral itu menyebutkan kepala sekolahnya tidak masuk kerja.

“Dinas pendidikan sudah punya protap pembinaan kepada para guru-nya. Biar kan mereka beri sanksi sesuai aturan yg berlaku,” tegasnya. (Andi)

RELATED ARTICLES

Berita Populer