Sepanjang 2025, 70 Kasus Baru HIV/AIDS Ditemukan di Sambas

27 Januari 2026 00:41 WIB
Ilustrasi - Virus HIV/AIDS. (Istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas mencatat 70 kasus baru HIV/AIDS ditemukan sepanjang tahun 2025. 16 penderita berasal dari luar daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Sambas, Ganjar Eko Prabowo, mengungkapkan, mayoritas penularan terjadi akibat perilaku seksual berisiko.

Selain itu, penularan juga disebabkan penggunaan jarum suntik pada pengguna narkoba, serta penularan dari ibu yang terinfeksi HIV kepada anak.

“Kelompok paling rentan meliputi lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki, pekerja seks, penderita TBC, ibu hamil, pengguna narkoba suntik, serta transgender,” jelas Ganjar, Senin (26/1/2026).

HIV/AIDS masih menjadi persoalan serius kesehatan masyarakat. Penyakit ini belum dapat disembuhkan sepenuhnya.

Virus HIV menyerang sistem kekebalan tubuh. Membuat penderitanya rentan terhadap berbagai infeksi berbahaya yang dapat berujung pada kematian.

Ganjar menegaskan, penanggulangan HIV/AIDS menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Sambas.

Berbagai langkah telah dilakukan. Mulai dari pembentukan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA), peningkatan skrining pada kelompok berisiko, hingga promosi kesehatan dan penyuluhan pencegahan.

“Kami mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran, menjaga perilaku hidup sehat, melakukan pemeriksaan secara sukarela, dan tidak memberi stigma kepada penderita,” pungkasnya.***

 


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar