PLN UIP KLB Kawal Pembangunan PLTM Setanggi, Tahapan Harus Bergerak Sesuai Target
SANGGAU, insidepontianak.com – PLN memastikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) berkapasitas 2x2,5 megawatt (MW) di Desa Lembang, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, terus berjalan.
Infrastruktur tersebut berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). Didukung Daerah Aliran Sungai (DAS) Setanggi seluas 172,97 km² dengan debit rencana sebesar 16,19 m³/detik.
Proyek strategis itu mengoptimalkan potensi sumber daya air lokal. Tujuannya: menambah sekaligus memperkuat sistem ketenagalistrikan yang hijau di Kalimantan Barat.
Demi memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, tim gabungan PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) turun langsung melakukan pengecekan lapangan pada Selasa (23/9/2026).
Peninjauan ini bertujuan mengevaluasi perkembangan pekerjaan fisik sekaligus membahas aspek manajerial dan administratif bersama pihak pengembang.
“Kami menyelaraskan langkah bersama PT Tri Daya Energi Bengkayang agar kesiapan teknis, manajerial, dan administratif berjalan seirama,” jelas Manager PLN UPP KLB 1, Muhammad Iqbal.
Ia menekankan, pengawasan pekerjaan teknis dilakukan dengan ketat. Agar setiap tahapan pembangunan PLTM Setanggi terus bergerak menuju target berikutnya secara optimal.
General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo, menyampaikan bahwa kehadiran PLTM Setanggi bertujuan mengoptimalkan potensi energi bersih di daerah.
“Dalam setiap tahapan pekerjaan fisik, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta tata kelola yang baik tetap menjadi perhatian utama,” tegas Susilo.
Pengembangan PLTM Setanggi mencerminkan kolaborasi erat antara PLN dan pengembang dalam mengoptimalkan potensi energi lokal.
Melalui pemantauan berkala, PLN terus mendorong kesiapan pendukung agar proyek berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.
Dengan kapasitas total 5 MW, PLTM Setanggi diharapkan segera memperluas pemanfaatan energi air bersih bagi sistem kelistrikan Kalbar.***
Penulis : Dina Prihatini Wardoyo/UIP/BIZ
Editor : -

Leave a comment