Bank Kalbar Perkuat SDM dan Inovasi Layanan di Kawasan Perbatasan

2 Oktober 2026 14:35 WIB
Ilustrasi - Kantor pusat Bank Kalbar. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Bank Kalbar memperkuat komitmennya mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Kalimantan Barat. Salah satunya melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) dan inovasi layanan perbankan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan Semiloka dan Focus Group Discussion (FGD) bertema Transformasi SDM dan Inovasi di Kawasan Perbatasan, yang digelar pada Rabu (16/9/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan serta jajaran Bank Kalbar.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan transformasi menjadi bagian penting bagi Bank Kalbar untuk menjawab tantangan ekonomi yang terus berkembang, termasuk di wilayah perbatasan.

“Sebagai garda terdepan ekonomi daerah, kami berkomitmen untuk terus bertransformasi,” ujar Rokidi. 

Menurutnya, transformasi tersebut tidak hanya menyangkut pengembangan internal perusahaan, tetapi juga bagaimana Bank Kalbar dapat menghadirkan layanan yang semakin dekat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, penguatan SDM menjadi salah satu fokus utama. Bank Kalbar ingin memastikan sumber daya manusia yang dimiliki memiliki kemampuan dan daya adaptasi menghadapi perubahan, sekaligus mampu memberikan pelayanan perbankan yang lebih baik.

Di sisi lain, inovasi layanan juga terus didorong agar masyarakat di kawasan perbatasan tidak tertinggal dalam memperoleh akses layanan keuangan modern.

Wilayah seperti Entikong, Badau, Aruk dan Jagoi Babang dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi Kalimantan Barat. Kehadiran layanan perbankan yang mudah diakses di kawasan tersebut diharapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Bagaimana kita menguatkan SDM yang tangguh, sekaligus melahirkan inovasi layanan yang adaptif untuk masyarakat di Entikong, Badau, Aruk, Jagoi Babang dan seluruh wilayah perbatasan di Kalimantan Barat,” katanya.

Rokidi menegaskan, penguatan layanan perbankan di perbatasan juga berkaitan erat dengan upaya memperluas akses keuangan masyarakat.

Bank Kalbar, kata dia, tidak hanya berperan sebagai lembaga intermediasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satunya dengan memperkuat dukungan terhadap sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Melalui peningkatan akses pembiayaan dan layanan perbankan, masyarakat di kawasan perbatasan diharapkan memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan aktivitas ekonomi. (Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar