Sayur Naik, Dewan Husin Minta Satgas Pangan Turun ke Pasar

1 Oktober 2026 12:13 WIB
Ilustrasi

PONTIANAK, insidepontianak.com – Harga sejumlah komoditas sayuran di Kota Pontianak mengalami kenaikan. Kondisi ini dinilai tidak lepas dari dampak kemarau yang melanda sejumlah daerah sentra produksi serta intrusi air asin.

Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, mengatakan kemarau membuat produksi sayuran di sejumlah daerah menurun. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada pasokan yang masuk ke pasar-pasar di Pontianak.

“Sayur-sayur naik karena efek dari kemarau kemarin, sehingga beberapa tempat produsen sayur berkurang karena kemarau, dan juga faktor air asin,” kata Husin, Kamis  (1/10/2026).

Menurutnya, persoalan pasokan perlu menjadi perhatian pemerintah karena kenaikan harga komoditas pangan dapat langsung dirasakan masyarakat.

Husin meminta Satgas Pangan Kota Pontianak tidak hanya memantau harga dari laporan administrasi, tetapi turun langsung ke lapangan.

Ia menyebut sejumlah unsur pemerintah perlu dilibatkan, termasuk Dinas Pangan dan Dinas Perdagangan, untuk melakukan pemantauan di pasar-pasar.

“Kami berharap tim Satgas Pangan, yang terdiri dari Dinas Pangan, Dinas Perdagangan dan unsur lainnya, bisa turun ke lapangan di pasar-pasar,” ujarnya.

Selain memantau perkembangan harga, Husin meminta petugas memastikan tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat memperparah kenaikan harga.

Menurut dia, pengawasan penting dilakukan untuk memastikan kenaikan harga memang disebabkan persoalan pasokan dan produksi, bukan karena adanya permainan di tingkat distribusi.

“Memantau dan mengingatkan pedagang agar tidak menimbun,” tegasnya.

Husin berharap pemerintah dapat segera memetakan komoditas yang mengalami kenaikan sekaligus memastikan kelancaran pasokannya. Dengan begitu, gejolak harga pangan tidak semakin membebani masyarakat Pontianak. (Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar