KUR hingga Rp500 Juta, Bank Kalbar Fokus Perluas Modal bagi UMKM
PONTIANAK, insidepontianak.com – Pelaku UMKM di Kalimantan Barat mendapat ruang lebih besar untuk mengembangkan usaha melalui akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Kalbar.
Tak hanya menawarkan pembiayaan hingga Rp500 juta, Bank Kalbar juga memberikan sejumlah kemudahan untuk meringankan beban pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan KUR menjadi salah satu instrumen penting untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha, khususnya pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan permodalan.
“KUR itu dimulai dari di bawah Rp100 juta sampai dengan Rp500 juta dan mereka adalah bagian dari kami yang memang selama ini intens untuk bisa kami pasarkan,” kata Rokidi.
Menurutnya, Bank Kalbar berupaya membuat akses KUR lebih mudah bagi masyarakat. Salah satu kemudahan diberikan kepada nasabah yang mengajukan pembiayaan di bawah Rp100 juta.
Pada plafon tersebut, nasabah dapat memperoleh KUR tanpa harus menyediakan agunan. Sementara pembiayaan di atas Rp100 juta tetap mensyaratkan adanya agunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, kemudahan tidak berhenti pada persoalan agunan. Bank Kalbar juga memberikan pembebasan biaya provisi dan administrasi bagi nasabah KUR.
Rokidi menyebut kebijakan tersebut menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan Bank Kalbar kepada masyarakat.
“Yang paling istimewa adalah kami bebas biaya, baik provisi maupun administrasi. Itu yang membedakannya dan signifikan angkanya,” ujarnya.
Bagi pelaku usaha, pembebasan biaya tersebut dapat mengurangi beban awal ketika mengakses pembiayaan. Dengan demikian, modal yang diperoleh dapat lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan produktif, seperti menambah stok, membeli peralatan usaha, maupun mengembangkan skala bisnis.
Rokidi menegaskan, penyaluran KUR bukan sekadar mengejar pertumbuhan kredit. Bank Kalbar ingin memastikan pembiayaan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Terlebih, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Karena itu, akses terhadap pembiayaan yang mudah dan terjangkau menjadi salah satu perhatian Bank Kalbar.
“Kami ingin masyarakat yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya bisa mendapatkan akses pembiayaan,” katanya.(Andi)
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment