12 Kandidat Berebut Kursi Sekda Kalbar, Tujuh Pejabat Pemprov, Lima dari Daerah

26 Oktober 2026 12:38 WIB
Pj Sekda Kalbar, Hendra. (Insidepontianak.com/Andi Ridwansyah)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat mulai bergulir.

Sebanyak 12 pejabat tercatat mendaftar dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya yang dibuka sejak 6 Oktober 2026.

Dari 12 kandidat tersebut, tujuh orang merupakan kepala dinas dan kepala badan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Sementara lima lainnya berasal dari lingkungan pemerintahan kabupaten. Penjabat (Pj) Sekda Kalbar, Hendra, mengatakan tahapan seleksi kini memasuki penulisan makalah.

“Tahapan ini menjadi salah satu proses yang harus dilalui para kandidat sebelum melangkah ke uji kompetensi dan wawancara akhir,” jelasnya.

Adapun tujuh kandidat dari lingkungan Pemprov Kalbar yakni Ahmad Proyono, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar.

Kemudian, Alexander Rambonang, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kalbar; Christianus Lumano, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalbar; serta Medya Yanuar Abdullah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kalbar.

Berikutnya, Natalia Karyawati yang menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalbar; Iskandar Zulkarnaen, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalbar; serta Linda Purnama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kalbar.

Sementara itu, lima kandidat dari pemerintah kabupaten adalah Aswin Khatib, Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau; Firdaus, Inspektur Daerah Kabupaten Mempawah; serta dr. Harsinto Linoh, Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Aset Daerah Kabupaten Sintang.

Kemudian, Irianto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang; serta Yan, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Bengkayang.

Hendra menjelaskan, setelah tahapan penulisan makalah, panitia akan mengumumkan hasil seleksi pada 30 Oktober 2026.

Selanjutnya, para kandidat akan mengikuti uji kompetensi manajerial dan sosial kultural sebelum memasuki tahapan wawancara akhir yang dijadwalkan pada 16–17 November 2026.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan hasil akhir seleksi dapat diperoleh pada 20 November 2026. Hasil tersebut kemudian akan diteruskan kepada Menteri Dalam Negeri untuk proses selanjutnya.

“Nantinya ada tiga nama yang diusulkan kepada Menteri Dalam Negeri,” pungkasnya.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar