Tekan Pengangguran di Pontianak, Husin Dorong Pelatihan Kerja hingga Job Fair

27 Oktober 2026 12:43 WIB
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Husin. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak, Husin, mendorong pemerintah kota memperluas pelatihan keterampilan, memperbanyak bursa kerja atau job fair, hingga membuka akses informasi kerja ke luar negeri sebagai upaya menekan angka pengangguran.

Menurut Husin, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak perlu memperkuat program yang tidak hanya meningkatkan kemampuan pencari kerja, tetapi juga mempertemukan mereka secara langsung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

“Kami di Komisi IV meminta Disnaker memperbanyak pelatihan keterampilan tenaga kerja, seperti pelatihan satpam, menjahit, dan keterampilan lainnya,” kata Husin, Selasa (27/10/2026).

Ia menilai, pelatihan keterampilan menjadi salah satu langkah penting agar pencari kerja memiliki bekal yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Karena itu, program pelatihan perlu diperluas dengan mempertimbangkan peluang kerja yang tersedia.

Selain pelatihan, Husin meminta Disnaker lebih sering menggelar job fair dengan melibatkan berbagai perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, pencari kerja diharapkan memiliki akses lebih luas terhadap informasi lowongan dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.

“Pembukaan job fair perlu diperbanyak dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan,” ujarnya.

Husin juga menyoroti pentingnya sosialisasi mengenai peluang kerja di luar negeri, termasuk melalui jalur magang. Menurutnya, informasi tersebut perlu disampaikan secara jelas agar masyarakat mengetahui pilihan yang tersedia dan memahami jalur yang dapat ditempuh.

Husin menegaskan, upaya menekan pengangguran bukan hanya menjadi tanggung jawab Disnaker. Organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya juga dapat berkontribusi melalui program pemberdayaan dan kegiatan yang menyerap tenaga kerja.

Ia mencontohkan Dinas Sosial yang turut mengadakan pelatihan keterampilan bagi calon pencari kerja. Program semacam ini dinilai dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Di sisi lain, sektor pembangunan infrastruktur juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan. Misalnya saja Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) sebagai OPD yang memiliki kegiatan proyek pemerintah kota dengan kebutuhan tenaga kerja.

Karena itu, Politisi PKS ini mendorong agar program pembangunan pemerintah tidak hanya berorientasi pada penyelesaian infrastruktur, tetapi juga memperhatikan peluang penyerapan tenaga kerja lokal.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar