Hotspot Karhutla Kalbar Nihil, Ria Norsan Minta Kewaspadaan Tetap Diperkuat

28 Oktober 2026 12:59 WIB
Gubernur Kalbar, Ria Norsan. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat menunjukkan perkembangan signifikan.

Data per 28 Oktober 2026 mencatat titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) berada pada posisi nihil.

Kendati demikian, Gubernur Ria Norsan menegaskan, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Sebab, api di lahan gambut tidak mudah untuk dipadamkan total.

“Tapi kita berharap kondisi ini dapat dipertahankan. Jangan sampai upaya bersama menjadi sia-sia karena kelalaian,” kata Norsan.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas sinergi lintas sektor—mulai dari pemerintah pusat, TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, hingga relawan—yang bergerak cepat melakukan pemadaman di lapangan.

Meski hotspot nihil, Pemprov Kalbar terus mengedukasi masyarakat terkait pembukaan lahan yang bertanggung jawab sesuai ketentuan dan kearifan lokal.

Warga terus diingatkan agar tidak membakar lahan, serta segera melapor jika menemukan titik api di lingkungan masing-masing.

Kewaspadaan wajib ditingkatkan mengingat analisis cuaca BMKG menyebutkan curah hujan sedang baru akan terjadi pada pertengahan November.

Karena itu, beberapa wilayah Kalbar diprediksi masih memiliki potensi kemunculan karhutla dalam sepekan ke depan.***


Penulis : REDAKSI/RIL
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar