Lahan Sudah Siap, Pembangunan Rumah Adat Melayu di Sekayam Dilakukan Bertahap
SANGGAU, insidepontianak.com — Rencana pembangunan Rumah Adat Melayu di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, terus dimatangkan.
Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, meninjau langsung lahan yang telah disiapkan sebagai tahap awal sebelum pengerjaan fisik dilaksanakan.
"Saya bersama Plt Kepala Dinas PUPR sudah melihat langsung lokasinya," ujarnya.
Pembangunan fasilitas kebudayaan tersebut direncanakan secara bertahap. Menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
Bupati Yohanes meminta masyarakat memaklumi kebijakan ini. Sebab, pemerintah daerah saat ini dituntut selektif dalam menetapkan skala prioritas pembangunan.
"Saya juga mohon maaf belum bisa mengakomodasi pembangunan rumah adat di seluruh kecamatan sekaligus,” ucapnya.
“Tahun depan anggaran kita masih mengalami efisiensi dari pemerintah pusat, jadi tetap kita siapkan, namun secara bertahap sesuai ketersediaan anggaran yang ada," lanjutnya.
Selain itu, ia menegaskan, pola pembiayaan konstruksi kini diatur lebih tegas. Pemda tidak lagi memperbolehkan pengerjaan fisik dengan sistem penganggaran berjenjang atau dicicil.
"Misalnya tahun ini setengah, tahun depan setengah lagi, itu tidak boleh," tegasnya.
Artinya, setiap pelaksanaan proyek fisik, pemerintah daerah wajib memastikan ketersediaan dana hingga tuntas dalam satu tahun anggaran.
Untuk pembangunan Rumah Adat Melayu di Sekayam sendiri, tahap awal telah dialokasikan anggaran senilai Rp100 juta yang difokuskan khusus untuk pematangan lahan.
Sementara itu, pengerjaan fisik bangunan utama direncanakan menyusul pada tahun anggaran berikutnya.
"Jadi, tahun ini difokuskan pada pematangan lahan saja, sedangkan pembangunan fisiknya menyusul tahun depan," jelas Plt. Kepala Dinas PUPR Sanggau, Aris Sudarsono.
Ia menambahkan, kawasan Rumah Adat Melayu Sekayam nantinya akan dibangun terintegrasi dalam satu kompleks dengan Rumah Betang Dayak dan eks Tribun MTQ.
"Mudah-mudahan seluruh rangkaian proses pembangunannya nanti dapat berjalan dengan lancar," pungkasnya.***
Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment