252 Puskesmas Disiagakan, Pemprov Kalbar Gratiskan Biaya Berobat Warga Terdampak Asap

20 Oktober 2026 23:16 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Erna Yuliani, berdialog dengan mahasiswa. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggratiskan pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pasokan obat-obatan hingga stok oksigen telah disiagakan secara serentak di 252 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Erna Yuliani, mewajibkan seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut sigap melayani warga yang terpapar.

Ia meminta masyarakat tidak menunda pemeriksaan medis apabila mulai merasakan keluhan kesehatan seperti batuk, sesak napas, hingga iritasi mata.

“Pelayanan sudah berjalan. Saya sudah instruksikan seluruh Puskesmas wajib melayani warga yang terdampak,” tegas Erna.

Layanan Gratis

Erna memastikan warga terdampak karhutla dapat mengakses pengobatan tanpa dipungut biaya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kesiapan layanan ini menjadi langkah krusial Pemprov Kalbar untuk membendung lonjakan kasus gangguan pernapasan saat kualitas udara memburuk.

Masyarakat juga diimbau memanfaatkan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur.

Apabila kondisi pasien memburuk atau membutuhkan penanganan intensif yang tak sanggup ditangani Puskesmas, petugas medis akan langsung merujuk pasien ke rumah sakit.

Erna mengimbau warga tetap waspada dan segera mencari pertolongan medis begitu gejala ISPA mulai terasa.

Langkah cepat ini diharapkan mampu menekan risiko fatalitas kesehatan masyarakat di tengah tingginya ancaman kabut asap di Kalimantan Barat.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar