Kabut Asap Karhutla Kayong Utara Menebal Lagi, Bocah 6 Tahun Meninggal Diduga ISPA

15 Oktober 2026 12:25 WIB
Pemakaman agak 6 tahun di Kayong Utara yang meninggal karena mengalami ISPA. (Istimewa)

KAYONG UTARA, insidepontianak.com – Bencana kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kayong Utara tak kunjung mereda meski hujan mulai turun.

Bahkan, dalam beberapa hari belakangan ini, asap menebal kembali. Seorang anak berusia 6 tahun dilaporkan meninggal dunia diduga akibat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kabar duka ini menjadi pengingat bahwa krisis udara semakin mengancam keselamatan. Pemerintah didesak tidak menganggap sepele. Harus ada penanganan konkret atas krisis udara beracun yang sudah berlangsung berbulan-bulan.

“Tolonglah pemerintah, penanganannya lebih serius. Jangan sampai ada korban berikutnya,” tegas Miftahus, kerabat korban, Rabu (14/10/2026).

Bantuan Kesehatan

Ia menekankan, penanganan bencana kabut asap tidak boleh berhenti pada pemadaman titik api di lapangan semata.

Perlindungan kesehatan warga terdampak harus menjadi prioritas utama, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Miftahus mendorong pemerintah segera membagikan asupan gizi dan pendukung imun bagi anak-anak di daerah yang terpapar asap karhutla.

“Minimal vitamin untuk anak-anak agar daya tahan tubuh mereka kuat. Jangan sampai ada korban lagi,” ujarnya.

Selain vitamin, warga mendesak penyediaan masker standar penyaring asap, pemeriksaan medis gratis, hingga ruang evakuasi ber-AC dengan filter udara.

Langkah darurat ini dinilai krusial untuk menekan angka gangguan pernapasan di tengah memburuknya kualitas udara, agar tidak jatuh korban jiwa berikutnya.***


Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar