Setelah Menjalani Pendidikan Lemhannas, Ryan Arizky Bertekad Dorong Pemuda Kalbar Jadi Penggerak Ekonomi
KETAPANG, insidepontianak.com — Pengusaha muda asal Ketapang, Ryan Arizky Figur, resmi menuntaskan pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Program itu dijalaninya selama sepekan, pada 21–28 September 2026. Ryan tergabung dalam angkatan 75 bersama 109 peserta dari berbagai latar belakang profesi.
Pembekalan yang didapatkan meliputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) yang mencakup empat konsensus dasar bangsa: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Selain itu, peserta juga dibekali materi wawasan nusantara, ketahanan nasional, kepemimpinan, hingga tantangan disrupsi teknologi.
Bagi CEO PT Garyber Link Group sekaligus Ketua Umum BPC HIPMI Ketapang ini, pendidikan pembekalan yang didapat tidak hanya memperkuat nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga memberikan banyak pengetahuan kepemimpinan.
“PPNK memberikan perspektif yang lebih luas bagi saya. Kepemimpinan bukan hanya tentang mencapai target, melainkan bagaimana setiap keputusan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujarnya.
Bagi Ryan, pengetahuan yang diperoleh sangat penting untuk membuka pola pikir, bahwa pengusaha merupakan pilar penting dalam memajukan daerah.
Apalagi, Kalimantan Barat memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam maupun manusia. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas serta perluasan akses berusaha agar generasi muda tidak sekadar menjadi penonton.
“Generasi muda daerah harus menjadi pelaku utama pembangunan. Mereka harus mampu bersaing, berinovasi, dan menciptakan peluang ekonomi di daerahnya sendiri,” tegasnya.
Komitmen tersebut, lanjut Ryan, akan terus didorong melalui jejaring organisasi yang dipimpinnya, baik di HIPMI Ketapang maupun BEPRO Kalbar, melalui pengembangan kewirausahaan dan penguatan kolaborasi lintas sektor.
Ia berharap pendidikan dari Lemhannas RI menjadi bekal berharga untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Ilmu dan pengalaman dari PPNK merupakan bekal sekaligus amanah untuk diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi Ketapang, Kalimantan Barat, dan Indonesia,” pungkasnya.***
Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment