Kubu Raya Siapkan Skema B to B Tingkatkan Layanan Air Bersih

2 Oktober 2026 16:18 WIB
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memimpin studi banding ke Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang guna mematangkan skema kerja sama perluasan layanan air bersih. (Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyiapkan skema kerja sama business to business (B to B) guna memperkuat cakupan layanan air bersih.

Untuk mematangkan rencana itu, kaji tiru dilakukan ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang.

Studi banding dipimpin langsung Bupati Kubu Raya, Sujiwo, didampingi perwakilan DPRD dan pihak Perumda Tirta Raya, pada Rabu (30/9/2026).

Kunjungan tersebut mempelajari sistem pengelolaan, implementasi kerja sama, serta skema B to B dalam pengembangan layanan air minum.

Rombongan diterima langsung Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Safar. Pengalaman mereka menjadi bahan penting untuk menyusun pola kerja sama yang berkelanjutan.

"Kita mesti mendapatkan informasi dan kajian secara komprehensif sebelum rencana B to B running," ujar Bupati Sujiwo.

Informasi pembelajaran yang diperoleh dari Perumdam TKR akan disesuaikan dengan kebutuhan Kubu Raya. 

"Namanya juga kaji terap. Kita mengkaji di sini, yang baik kita terapkan di sana," katanya.

Sujiwo meminta jajaran Perumda Tirta Raya tidak terburu-buru. Setiap aspek harus dihitung matang agar kerja sama ini memberi manfaat nyata.

"Pesan saya kepada Pak Direktur Perumda Tirta Raya, sebelum melangkah semua dilakukan kajian secara mendalam," tegasnya.

Hak Dasar Publik

Sujiwo menegaskan, pengembangan layanan air bersih merupakan urusan kebutuhan dasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkan survei sebelum pelantikan, mayoritas warga mendesak adanya pembenahan layanan air minum.

"Ternyata 53 persen masyarakat ingin pelayanan air bersih dapat kita lakukan dengan baik," ungkap Sujiwo.

Karena itu, ia meminta orientasi bisnis Perumda Tirta Raya berjalan sejajar dengan tanggung jawab sosial. Perusahaan daerah harus sehat secara finansial, tanpa mengorbankan fungsi pelayanan.

"Ini yang harus betul-betul balance," imbaunya.

Siap Dampingi

Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Safar, menyambut baik langkah Pemkab Kubu Raya. Pembahasan kaji tiru ini berfokus pada peningkatan cakupan layanan air di Kubu Raya.

Ia pun menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam setiap tahapan B to B.

"Kami bersedia mendampingi kerja sama dengan Perumda Tirta Raya bersama Pak Direktur dan Pak Bupati selaku KPM," kata Sofyan.

"Mudah-mudahan kerja sama ini membuahkan hasil dan tetap compliance dengan aturan yang berlaku," tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Kubu Raya akan menyiapkan nota kesepahaman (MoU) dan mengundang jajaran Perumdam TKR ke Kubu Raya untuk pembahasan teknis lanjutan.


Penulis : REDAKSI
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar