Sujiwo Murka, Kapus Serdam Dianggap Lalai, Serapan Anggaran PMT Rp336 Juta Nol Persen
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Anggaran pemenuhan gizi ibu hamil dan balita senilai Rp336 juta di Puskesmas Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, belum terserap sama sekali hingga Oktober 2026.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meradang. Kepala Puskesmas dinilai lalai. Akibatnya, program krusial Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk kelompok rentan mandek.
“Kepala Puskesmas tidak mempunyai inisiatif, akhirnya uang ini tidak terserap,” ucap Sujiwo kesal, Kamis (15/10/2026).
Kemacetan anggaran ini disebut terjadi akibat buruknya komunikasi internal. Pelaksana teknis pasif menunggu instruksi. Sementara pimpinan Puskesmas juga berdiam diri.
“Pengelola programnya menunggu arahan dari kepala puskesmas, sementara kepala puskesmas tidak memberikan arahan,” sindirnya.
Sujiwo juga menyentil temuan Inspektorat tahun lalu yang diduga memicu ketakutan pengelola. Menurutnya, hasil audit harus dijadikan bahan perbaikan, bukan alasan menghentikan program.
“Kalau ada temuan, jangan lakukan lagi pola yang salah. Gunakan pola lain yang dibenarkan secara regulasi dan hukum,” tegasnya.
Mengingat sisa waktu anggaran semakin mempet, Sujiwo memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Wan Iwansyah, untuk segera membereskan persoalan ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Wan Iwansyah memastikan pihaknya segera bertindak mengingat serapan PMT di Puskesmas tersebut mangkrak total.
“Dari hasil monitoring sejak awal, memang ada masalah dalam serapan anggarannya. Itu nol persen,” aku Wan.
Program PMT Lokal sendiri mewajibkan durasi asupan gizi selama empat bulan bagi ibu hamil dan dua bulan untuk balita. Dengan sisa waktu yang ada, pemberian gizi bagi kelompok bayi dan balita dinilai masih memungkinkan untuk dikejar.
Karena itu, dinas keseharan meminta pimpinan Puskesmas bersama tim pelaksana tidak ragu dan segera mengeksekusi kegiatan sesuai petunjuk aturan.
“Saya berharap kepala puskesmas dan tim jangan takut lagi. Yang penting tata kelolanya sesuai hasil audit,” pungkasnya. ***
Penulis : Gregorius
Editor : Abdul Halikurrahman

Leave a comment