Proyek Revitalisasi SDN 16 Sungai Raya Rp1,3 Miliar Disorot, DPRD Akan Turun Langsung
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Proyek revitalisasi SD Negeri 16 Sungai Raya, Kubu Raya, senilai Rp1,3 miliar dari APBN menjadi sorotan setelah muncul sejumlah aduan terkait pelaksanaannya.
Komisi IV DPRD Kubu Raya pun berencana turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi proyek tersebut.
Ketua Komisi IV DPRD Kubu Raya, Muhammad Amri, mengatakan peninjauan akan dilakukan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubu Raya pada pekan depan.
Langkah ini menyusul rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar di Kantor DPRD Kubu Raya, Kamis (15/10/2026).
Sejumlah pihak dihadirkan, mulai dari Disdikbud Kubu Raya, pelapor, kepala sekolah, konsultan perencana, konsultan pengawas, hingga pelaksana program revitalisasi.
Dalam RDP itu, DPRD Kubu Raya mengklarifikasi sejumlah aduan, di antaranya dugaan tidak dilibatkannya warga setempat dalam kepanitiaan, ketersediaan gambar perencanaan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta sampah material bangunan di bawah kolong sekolah.
Amri mengungkapkan, berdasarkan penjelasan pihak terkait dalam rapat, sejumlah persoalan tersebut telah mendapatkan klarifikasi. Gambar perencanaan dan RAB, misalnya, dipastikan tersedia.
“Gambarnya ada, RAB-nya ada. Tidak mungkin pelaksana mengerjakan bangunan ini tanpa ada acuan gambar,” kata Amri kepada insidepontianak.com, Jumat (16/10/2026).
Sementara itu, terkait sampah material bangunan yang dilaporkan berserakan, Amri mengatakan, bahwa sebagian telah dibersihkan.
"Sisanya masih ada karena pekerjaan belum rampung," tambahnya.
Amri menjelaskan, progres pengerjaan revitalisasi saat ini baru mencapai sekitar 20 persen.
Karena itu, DPRD belum bisa menyimpulkan ada atau tidaknya masalah dalam keseluruhan pelaksanaan proyek.
“Kalau saya melihat, ini masih dalam hal yang wajar karena proses pekerjaan masih 20 persen. Beberapa yang diadukan masih terkonfirmasi, sebenarnya ini lebih kepada miskomunikasi,” ujarnya.
Meski begitu, Komisi IV tetap akan mengecek langsung kondisi di lapangan untuk mencocokkan penjelasan dalam rapat dengan pelaksanaan pekerjaan sebenarnya.
Adapun diketahui, revitalisasi SDN 16 Sungai Raya meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, gedung perpustakaan, pembangunan toilet tiga bilik, pemasangan paving halaman, serta pengadaan pemberdaya.
Amri menegaskan, peninjauan tersebut menjadi langkah lanjutan DPRD untuk memastikan pekerjaan yang dibiayai APBN itu berjalan sesuai perencanaan.
"Sebenarnya sudah ada plang yang menunjukkan informasi, bahwa kegiatan ini dilaksanakan, berapa lama, kemudian anggarannya berapa," pungkasnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment