Pemadaman Bergilir Bikin Warga Waswas, DPRD Kubu Raya Desak PLN Transparan

16 Oktober 2026 15:50 WIB
Ilustrasi - Gardu listrik PLN. (Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Kubu Raya, memicu keresahan masyarakat.

Selain mengganggu aktivitas harian, daya listrik yang tidak stabil membuat warga waswas karena dapat menyabkan korsleting.

Warga Desa Kuala Dua, Tedy pun mengaku cemas saat lampu di rumahnya berkedip mendadak saat terjadi gangguan.

“Saya takut memicu kebakaran,” ujarnya.

Keresahan serupa dirasakan Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin. Menurutnya, listrik yang kerap padam tak hanya menghambat aktivitas rumah tangga.

Tetapi juga melumpuhkan usaha warga, mengganggu aktivitas belajar anak-anak di malam hari, hingga merusak jaringan internet.

“Dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Jainal kepada Insidepontianak.com, Jumat (16/10/2026).

Beri Informasi Awal

Oleh sebab itu, ia mendesak PLN menyampaikan jadwal pemadaman lebih awal jika ada perawatan jaringan maupun pemeliharaan teknis yang tak dapat dihindari.

Informasi yang transparans penting disampaikan agar warga dapat bersiap dan meminimalkan dampak kerusakan elektronik jika terjadi pemadaman.

“Jadwal pemadaman harus disampaikan secara jelas dan jauh-jauh hari,” tegas legislator PKB tersebut.

Untuk diketahui, pemadaman listrik bergilir di Kalbar dipicu pemeliharaan terencana (planned outage) pada PLTU Bengkayang Unit 2.

Perawatan ini dikliam sebagai upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan secara jangka panjang. Selama proses perbaikan, PLN terpaksa melakukan pengaturan beban terbatas di sejumlah daerah.

Meski memahami alasan teknis tersebut, Jainal menegaskan PLN harus mengimbangi langkahnya dengan komunikasi publik yang terbuka. Sebab, listrik merupakan kebutuhan dasar yang menopang roda ekonomi dan layanan digital.

“Ketersediaan listrik yang stabil sangat krusial, termasuk bagi masyarakat di pelosok Kubu Raya,” tegasnya.

Ia pun mendorong koordinasi ketat antara Pemkab Kubu Raya, Pemprov Kalbar, dan PLN agar pemadaman tak berlarut-larut.

PLN diharapkan merespons cepat keluhan warga dan menyajikan data pemadaman secara terbuka.***

 


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar