Stadion 15 Ribu Penonton di Kubu Raya, Sujiwo Punya PR Bebaskan Lahan Jalan 25 Meter
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Stadion Gelora Putera Sang Fajar di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, dirancang menampung 15 ribu penonton.
Namun, sebelum stadion dibangun, Bupati Kubu Raya, Sujiwo harus menuntaskan satu pekerjaan besar: menyiapkan akses jalan selebar 25 meter.
Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus saat meninjau lahan rencana pembangunan stadion, Senin (19/10/2026).
Sujiwo mengatakan, akses jalan menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah.
Apalagi, stadion berkapasitas 15 ribu penonton berpotensi memicu kepadatan kendaraan ketika pertandingan berlangsung.
“Ini PR saya, PR Pak Sekda, dan seluruh OPD terkait untuk membebaskan lahannya,” kata Sujiwo, Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, lebar jalan bukan sekadar menunjang mobilitas penonton. Akses yang memadai juga dibutuhkan untuk mengatur arus pendukung tim yang bertanding agar tidak saling bertemu.
“Kalau ada pertandingan, pendukung A dan pendukung B harus bisa lewat tanpa bertemu,” ujarnya.
Karena itu, Sujiwo memastikan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti kebutuhan akses tersebut, termasuk melakukan sosialisasi dan mengupayakan pembebasan lahan hingga menuju titik stadion.
Kuala Dua Masih Jadi Pilihan
Di tengah pekerjaan rumah soal akses jalan, Sujiwo memastikan Desa Kuala Dua masih menjadi pilihan utama lokasi pembangunan stadion.
Pasalnya, lahan seluas sekitar 20 hektare itu merupakan hibah yang telah disiapkan untuk pembangunan fasilitas olahraga di Kubu Raya.
Menurut Sujiwo, kondisi tanah di lokasi itu cukup baik dibandingkan sejumlah wilayah lain di Kubu Raya yang didominasi lahan gambut.
“Kalau pindah lagi, kita pasti tidak punya lahan. Lokasi ini hasil hibah, dan struktur tanahnya juga cukup baik,” ungkapnya.
Selanjutnya, pemerintah daerah akan melakukan penyelidikan tanah atau soil investigation untuk mengetahui kondisi dan kedalaman tanah sebagai dasar perencanaan konstruksi.
Lasarus Minta Lokasi Dikaji
Sementara itu, Lasarus mengingatkan agar penentuan lokasi stadion tidak hanya berpatokan pada ketersediaan lahan.
Kajian struktur tanah dan aksesibilitas harus menjadi pertimbangan sebelum lokasi ditetapkan.
“Lahannya 20 hektare cukup. Soal akses, saya pikir tinggal kita modifikasi saja,” kata Lasarus.
Ia menegaskan, kajian teknis diperlukan untuk memastikan lokasi yang dipilih benar-benar ideal bagi pembangunan stadion.
“Rencana pembangunan stadion ini diharapkan dapat menambah fasilitas olahraga di Kubu Raya sekaligus mendukung pembinaan dan pengembangan prestasi atlet di daerah,” pungkasnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment