DPRD Kubu Raya Belum Bahas Detail Dana Banpres Rp20 Miliar untuk Karhutla
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal Abidin, mengaku belum membahas secara detail penggunaan dana Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp20 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kubu Raya.
Meski begitu, Jainal meyakini pemerintah daerah telah menggunakan dana tersebut sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Sejauh ini kami di DPRD belum membahasnya secara detail. Namun, saya yakin dana tersebut sudah digunakan untuk penanganan karhutla di Kubu Raya,” kata Jainal, Selasa (20/10/2026).
Ia menegaskan, penggunaan dana Banpres memiliki pedoman yang harus diikuti pemerintah daerah, sehingga pemanfaatannya mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan.
Menurutnya, penanganan karhutla perlu menjadi perhatian serius, sebab kebakaran hampir setiap tahun terjadi di Kubu Raya, termasuk di sekitar Bandara Internasional Supadio.
Sebagai pintu masuk Kalimantan Barat, kata dia, keberadaan bandara memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat dan perekonomian daerah.
Sementara itu, lahan gambut di sekitarnya rentan terbakar dan berpotensi menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas penerbangan.
Karena itu, Jainal mendorong pemerintah daerah mulai merencanakan mitigasi karhutla sejak dini, terutama untuk menghadapi potensi kebakaran pada 2027.
“Kita berharap penganggaran 2027 fokus pada penanganan karhutla,” ujar legislator PKB itu.
Di samping itu, ia juga meminta pemerintah provinsi dan pemerintah pusat turut mendukung upaya pencegahan melalui alokasi anggaran tambahan, baik berupa hibah maupun sumber pendanaan lainnya.
Jainal berharap, langkah mitigasi dilakukan lebih awal agar kebakaran di kawasan gambut dapat dicegah dan dampaknya terhadap masyarakat maupun aktivitas penerbangan bisa diminimalkan.
“Wilayah sekitar bandara mayoritas lahan gambut. Ini harus kita mitigasi dan antisipasi sedini mungkin,” pungkasnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment