Pendapatan Pajak Kubu Raya Baru Capai Rp178 Miliar, Sisa Target Baru Dikejar Akhir Tahun

23 Oktober 2026 14:05 WIB
Kepala Bapenda Kubu Raya, Maria Agustina. (Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kubu Raya harus bekerja ekstra di sisa tiga bulan terakhir untuk menuntaskan target penerimaan pajak.

Pasalnya, target dinaikkan menjadi Rp231 miliar dalam APBD Perubahan. Sementara realisasi hingga 30 September 2026 baru mencapai Rp178,07 miliar.

“Realisasi Rp178,07 miliar tersebut sebenarnya sudah melampaui target triwulan III jika mengacu pada target APBD Murni sebesar Rp214 miliar,” kata Kepala Bapenda Kubu Raya, Maria Agustina kepada insidepontianak.com, Jumat (23/10/2026).

Namun, karena ada perubahan target, Bapenda harus mengejar kekurangan sebesar Rp52,93 miliar sebelum tutup tahun.

Meski capaian umum terbilang bagus, Maria mengakui masih ada sektor pajak yang realisasinya lambat, terutama pajak reklame.

Untuk menutup kekurangan target baru, Bapenda kini gencar menagih tunggakan para vendor dan wajib pajak.

“Tidak hanya pemasangan reklame baru, kami juga menagih piutang kepada vendor atau wajib pajak,” tegasnya.

Digitalisasi PBB-P2

Selain menyisir piutang reklame, Bapenda mengoptimalkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) lewat digitalisasi.

Warga kini bisa mendaftarkan aset tanah dan bangunan secara mandiri melalui aplikasi CoreX berbasis web maupun Android tanpa perlu datang ke kantor Bapenda.

Pilihan pembayaran PBB-P2 juga makin luas, mulai dari perbankan, Kantor Pos, minimarket, hingga aplikasi LinkAja.

Maria optimistis sisa waktu yang ada mampu dimaksimalkan untuk menggenjot seluruh potensi pajak daerah.

“Bapenda Kubu Raya akan mengoptimalkan seluruh sumber penerimaan, termasuk mengejar pajak yang masih tertinggal,” pungkasnya.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar