Masyarakat Batu Ampar Geruduk DPRD Kubu Raya, Tuntut Pemenuhan Hak Dasar!
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Puluhan warga Kecamatan Batu Ampar menggeruduk Kantor DPRD Kabupaten Kubu Raya, Senin (26/10/2026).
Mereka datang menyuarakan lima persoalan krusial yang kian membebani kehidupan masyarakat desa.
Kelima isu tersebut meliputi pemadaman listrik berulang, kelangkaan BBM jenis solar, anjloknya harga kopra, maraknya galian C, hingga kenaikan tarif angkutan air yang semakin membebani.
Di halaman kantor wakil rakyat, sebuah spanduk membentang dengan tulisan: “Masyarakat Desa Bukan Anak Tiri Negara, Penuhi Hak Dasar Masyarakat.”
Massa yang tergabung dalam Serikat Pemuda Desa bersama Aliansi Masyarakat Desa Kecamatan Batu Ampar ini mendesak pemerintah segera mengambil tindakan nyata.
Kekecewaan sempat mewarnai aksi lantaran Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang diharapkan hadir mendengarkan aspirasi warga secara langsung justru tidak tampak di lokasi.
“Yang undang kami siapa, yang datang siapa? Yang kami butuhkan yang punya kewenangan!” protes salah satu orator di tengah kerumunan.
Krisis BBM jenis solar pun paling lantang disuarakan. Warga mengaku kian kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk menopang mata pencaharian dan aktivitas harian mereka.
“Kami kesulitan mendapatkan BBM, masyarakat Batu Ampar butuh makan!” teriak orator lainnya.
Kedatangan massa akhirnya diterima oleh sejumlah anggota DPRD Kubu Raya dari daerah pemilihan Batu Ampar. Perwakilan Pertamina juga hadir menyimak tuntutan tersebut.
Aksi ini diharapkan tidak berhenti pada dialog. Meredam lima persoalan tersebut dinilai mendesak karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat pesisir.***
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment