Kubu Raya Tetapkan Siaga Darurat Hadapi Ancaman Bencana Musim Hujan

6 November 2026 15:19 WIB
Ilustrasi bencana batingsor. (insidepontianak.com/AI)

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya menetapkan status siaga darurat bencana banjir, puting beliung, dan tanah longsor. 

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi seiring masuknya musim penghujan di wilayah Kubu Raya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya, Arianto mengatakan, penetapan status siaga darurat menjadi langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

"Kami sudah menetapkan status siaga darurat," kata Arianto kepada insidepontianak.com, Jumat (6/11/2026).

Sebagai langkah antisipasi, Arianto mengungkapkan, bahwa pemerintah sudah  menerbitkan surat edaran Bupati Kubu Raya kepada seluruh kepala desa, camat, hingga pimpinan instansi vertikal. 

Edaran tersebut meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi di wilayah Kubu Raya.

Arianto menjelaskan, berdasarkan informasi BMKG, Kubu Raya telah memasuki musim penghujan. Dan puncaknya diperkirakan terjadi pada Desember 2026 hingga Januari 2027.

"Berdasarkan BMKG, di Kubu Raya sudah memasuki musim penghujan dan diperkirakan puncaknya bulan Desember sampai Januari," ujarnya.

Di samping itu, ia mengungkapkan, sejumlah wilayah di Kubu Raya memiliki potensi terdampak banjir, terutama banjir rob.Di antaranya, Kecamatan Sungai Kakap, Sungai Raya, Kubu, dan Batu Ampar.

Selain empat kecamatan itu, kata Arianto, Kecamatan Sungai Ambawang juga masih berpotensi mengalami banjir.

"Di Sungai Ambawang juga masih berpotensi banjir," tambahnya.

Dengan penetapan status siaga darurat ini, kewaspadaan terhadap potensi bencana menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama di wilayah yang selama ini memiliki kerawanan banjir.

Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana diharapkan turut memperhatikan perkembangan cuaca dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan banjir maupun cuaca ekstrem. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar