Sekda Melawi Harap Forum TPN ke-XIII Lahirkan Gagasan dan Aksi Nyata

19 Oktober 2026 23:32 WIB
Sekrang Melawi, Paulus foto bersama para guru usai membuka Temu Pendidik Nusantara (TPN) ke-XIII. (Istimewa)

MELAWI, insidepontianak.com – Temu Pendidik Nusantara (TPN) ke-XIII Tingkat Kabupaten Melawi Tahun 2026 resmi bergulir di Gedung Graha PGRI, Senin (19/10/2026).

Ajang tahunan para guru ini dibuka langsung oleh Sekda Melawi, Paulus. Kegiatan mengusung tema: Cita-Cita Kolektif Kewargaan Desa Dunia.

Forum ini menjadi wadah bertukar pengalaman, memperkuat jejaring, hingga merumuskan gagasan guna menggembleng kualitas SDM di Bumi Juang.

Peserta terdiri dari guru, kepala sekolah, praktisi pendidikan, hingga unsur masyarakat. Paulus mengapresiasi tinggi konsistensi penyelenggaraan TPN XIII. 

Ia berharap pertemuan ini melahirkan gagasan dan sprit pembangunan pendidikan. Guru diinginka menjadi pelopor perubahan dan pembelajar sepanjang hayat.

"Peran guru vital menuntun generasi muda menghadapi masa depan,” ujar Paulus.

Ciptakan Aksi Nyata

Paulus mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan menyatukan langkah. Pemkab, sekolah, orang tua, dan organisasi pendidikan harus saling melengkapi demi membangun ekosistem belajar yang ideal.

Ia menegaskan keberhasilan forum tak sekadar diukur dari jumlah peserta atau banyaknya gagasan. Hasil diskusi wajib diterjemahkan menjadi aksi nyata di ruang kelas.

“TPN jangan berhenti sebagai agenda seremonial semata. Gagasan dan praktik baik dari forum ini harus diwujudkan langsung dalam proses pembelajaran,” tegasnya.

Selain mengasah kompetensi guru, forum ini menyoroti keberlangsungan layanan pendidikan di tengah tantangan daerah.

Salah satunya dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang mengganggu aktivitas belajar. Kesiapsiagaan sekolah diperlukan agar hak pendidikan anak tetap terpenuhi dengan aman.

Gelar Berbagai Kelas

Ketua Panitia TPN XIII Melawi, Bukhari, menjelaskan kegiatan ini memasuki tahun kelima pelaksanaan dan berlangsung selama dua hari pada 19–20 Oktober 2026.

Rangkaian acara diisi Bincang Pendidikan bersama narasumber lintas sektor. Panitia juga menyiapkan Kelas Kompetensi, Kelas Pemimpin, Kelas Pendidik, panggung kreasi murid, hingga lomba Cerdas Cermat antar guru.

“Kami berharap seluruh peserta meraih wawasan baru untuk dikembangkan menjadi pendekatan belajar yang lebih kreatif, inovatif, dan adaptif,” tutur Bukhari.

Pada acara pembukaan, panitia turut menyerahkan bantuan beasiswa dan alat tulis kepada sejumlah siswa SD serta SMP sederajat di Kabupaten Melawi.***


Penulis : REDAKSI
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar