PLN IP Services Gandeng Tiga Mitra Strategis Perkuat Layanan MRO
JAKARTA, insidepontianak.com — PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services) menggandeng tiga mitra industri untuk memperkuat kapabilitas layanan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pembangkit listrik nasional.
Kerja sama strategis tersebut diumumkan dalam ajang Electricity Connect 2026 di Jakarta. Tiga mitra kunci yang digandeng meliputi PT ABB Sakti Industri, PT Barata Indonesia (Persero), dan Technofit Sdn Bhd asal Malaysia.
Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia, menegaskan kedaulatan energi merupakan bagian penting dari kedaulatan negara.
Karena itu ia mendorong pengelolaan potensi energi dalam negeri terus dioptimalkan untuk menciptakan ketahanan dan kemandirian nasional.
“Sebagai negara yang berdaulat, tentu kita harus mampu memastikan kebutuhan energi kita sendiri,” ujarnya.
Senada dengan hal itu, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan sektor energi di kawasan ASEAN. Besarnya kebutuhan sistem energi memerlukan keterhubungan yang kuat antarnegara.
“Keterhubungan dengan negara-negara di ASEAN akan membuka ruang yang lebih luas untuk pertukaran teknologi, investasi, kompetensi, dan pengembangan industri kelistrikan,” katanya.
Menjawab peluang tersebut, Direktur Utama PLN IP Services, Hari Cahyono, menegaskan bahwa perusahaan siap mentransformasikan pengalaman pengelolaan pembangkit menjadi solusi MRO terintegrasi.
“Melalui kolaborasi dengan mitra strategis, kami mengintegrasikan pengalaman pengelolaan aset dengan teknologi, manufaktur, dan kompetensi teknis sehingga dapat memberikan solusi yang lebih menyeluruh,” jelas Hari.
Dalam skema kerja sama, PLN IP Services dan ABB berfokus pada pemeliharaan generator, motor, Variable Speed Drive (VSD)/inverter, hingga life assessment.
Sementara bersama Barata Indonesia dan Technofit, PLN IP Services mengembangkan Pusat MRO Turbin dan Rotating Equipment di Plant PKT Cilegon.
Fokus kolaborasi ini mencakup alih teknologi, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta penetrasi layanan MRO ke pasar Asia Pasifik.***
Penulis : REDAKSI/ril
Editor : -

Leave a comment