Periode 2018-2025, Ekspor Kalbar Melesat, Tembus 2,46 Miliar Dolar

29 September 2026 13:00 WIB
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kalbar, Syarif Kamaruzzaman. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kinerja ekspor Kalimantan Barat (Kalbar) dalam jangka panjang menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kalbar mencatat nilai ekspor pada tahun 2018 mencapai 1,0 miliar dolar AS.

Nilai itu kian melesat hingga mencapai puncaknya pada 2022 di angka 2,46 miliar dolar AS. Namun, pada 2023 angka tersebut terkoreksi akibat dinamika pasar global.

Beruntung fluktuasi tidak berlangsung lama. Ekspor Kalbar kembali menguat pada rentang 2024 hingga 2025 hingga menembus 2,0 miliar dolar AS.

"Ini menunjukkan ekspor Kalbar cukup kuat. Tetapi masih sensitif terhadap fluktuasi harga komoditas dan permintaan pasar internasional," ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kalbar, Syarif Kamaruzzaman, Selasa (29/9/2026).

Untuk menjaga stabilitas ekspor, Disperindag ESDM Kalbar terus mendorong peningkatan citra produk daerah hingga 2026.

"Salah satu strategi kami adalah penguatan identitas merek, peningkatan kualitas dan desain kemasan, serta pemanfaatan pemasaran digital," terangnya.

Strategi ini krusial, agar produk unggulan Kalbar tak sekadar dikenal sebagai komoditas mentah daerah.

"Melainkan mampu dipersepsikan sebagai produk bernilai tambah dan berdaya saing di pasar nasional maupun internasional," lanjut Syarif.

Menurutnya, faktor pendorong utama ekspor Kalbar adalah kekayaan sumber daya alam di sektor energi, perkebunan, kehutanan, dan pertambangan.

Keunggulan tersebut makin diperkuat oleh letak geografis Kalbar yang strategis di jalur perdagangan internasional dan berdekatan dengan pasar Asia.

Syarif menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan prima melalui sinergi data dan kebijakan demi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar