Harga Sayur Melonjak, DPRD Pontianak Minta Satgas Pangan Lakukan Pengendalian

1 Oktober 2026 09:08 WIB
Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Harga sejumlah komoditas sayur-sayuran di Kota Pontianak mengalami kenaikan. Apa penyebabnya?

Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, mengatakan kemarau panjang membuat produktivitas petani di sejumlah daerah menurun.

Cuaca yang panas berdampak pada tanaman tidak tumbuh subur. Bahkan, tak sedikit petani yang gagal panen akibat kekeringan ekstrem dan intrusi air laut.

Kondisi tersebut kemudian berdampak pada pasokan sayur yang masuk ke pasar-pasar di Pontianak menjadi tidak banyak. Akibatnya, harganya melambung.

“Beberapa tempat produsen sayur memang stoknya berkurang. Inilah yang membuat harganya naik,” kata Husin, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, persoalan pasokan perlu menjadi perhatian pemerintah, karena kenaikan harga komoditas pangan membebani masyarakat secara langsung.

Husin meminta Satgas Pangan segera melakukan langkah-langkah pengendalian. Pemantauan pasar di lapangan diminta dilakukan secara rutin.

“Ini penting dilakukan, agar petugas dapat memastikan tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat memperparah kenaikan harga," ujarnya.

Ia melanjutkan, pengawasan yang ketat menjadi kunci untuk memastikan kenaikan harga memang disebabkan persoalan pasokan dan produksi, bukan karena adanya permainan di tingkat distribusi.

Selain itu, pemantauan lapangan diperlukan pemerintah untuk memetakan komoditas yang mengalami kenaikan sekaligus memastikan kelancaran pasokannya.

"Dengan begitu, gejolak harga pangan tidak semakin membebani masyarakat Pontianak," pungkasnya.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar