Refleksi HUT ke-255, Pemkot Pontianak akan Fokus Benahi Infrastruktur dan Layanan Publik

23 Oktober 2026 15:44 WIB
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Peringatan HUT ke-255 Pontianak menjadi momentum refleksi bagi pemerintah kota untuk menata prioritas pembangunan.

Sebab, kota ini berhadapan dengan sejumlah tantangan serius yang berpotensi membebani ketahanan masyarakat.

Mulai dari dampak konflik di Timur Tengah yang menekan stabilitas ekonomi, hingga ancaman perubahan iklim berupa cuaca ekstrem dan kemarau panjang.

Tak hanya itu, pesatnya kemajuan kota yang diiringi lonjakan jumlah kendaraan juga menuntut penanganan cepat agar persoalan kemacetan tidak makin parah.

“Situasi ini pasti akan berdampak terhadap Kota Pontianak sendiri,” ujar Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono usai memimpin upacara Hari Jadi Kota Pontianak, Jumat (23/10/2026).

Guna mengantisipasi berbagai risiko tersebut, Pemkot merancang langkah taktis dengan memperkuat pelayanan dasar dan infrastruktur publik.

Ke depan, pembenahan sistem drainase, penanganan kemacetan lalu lintas, serta jaminan pasokan air bersih dipastikan menjadi prioritas utama pembangunan.

Pembenahan saluran air mendesak dilakukan untuk mencegah genangan saat hujan deras mengguyur wilayah kota.

Sementara, keandalan pasokan air bersih dipacu agar kebutuhan warga tetap aman di tengah ancaman kemarau panjang.

Jaga Stabilitas Kota Jasa

Di sektor perhubungan, penanganan kemacetan menjadi syarat mutlak untuk menopang mobilitas warga sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Edi menekankan bahwa sebagai pusat bisnis dan jasa, Pontianak wajib menjaga kenyamanan iklim investasi di tengah padatnya aktivitas masyarakat.

“Tidak hanya di Kota Pontianak, mungkin di seluruh kota di Indonesia,” kata Edi.

Selain jalan dan saluran air, ia menyebut pengelolaan sampah, sanitasi, layanan kesehatan, hingga pendidikan terus ditangani secara berkelanjutan.

Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Edi menegaskan, kompleksitas masalah perkotaan tidak bisa dituntaskan oleh Pemkot seorang diri, melainkan butuh dukungan dari tingkat provinsi dan pusat.

Oleh karena itu, Pemkot Pontianak berkomitmen mempererat kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta pemerintah pusat.

“Sebagai kota yang tangguh, tentu kita terus menjadikan ini prioritas penanganan lewat kolaborasi bersama pemprov dan pusat,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas sektor ini, pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan lebih cepat sehingga Pontianak siap menghadapi tekanan ekonomi maupun perubahan iklim.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar