Satarudin Minta Pemkot Pontianak Siapkan Mitigasi Dampak Kemarau 2027

23 Oktober 2026 15:58 WIB
Ketua DPRD Pontianak, Satarudin. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua DPRD Pontianak, Satarudin, meminta pemerintah kota menyiapkan langkah mitigasi sejak dini guna mengantisipasi ancaman kemarau panjang 2027.

Langkah pencegahan mencakup pemetaan wilayah rawan kebakaran lahan, jaminan pasokan air bersih, hingga penanganan intrusi air asin.

Satarudin menegaskan, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait wajib memetakan titik rawan dan menyiapkan sarana pemadam sebelum musim kering tiba.

“Saya sudah minta pemkot melalui dinas terkait melakukan mitigasi tahun 2027. Jika kemarau panjang terjadi, seluruh titik rawan kebakaran harus sudah siap diantisipasi,” tegasnya, Jumat (23/10/2026).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pontianak ini juga mendorong penyediaan sarana pendukung, seperti pembuatan sumur bor di area strategis.

Sumor bor bertujuan mengatasi krisis air bersih yang rutin mengintai warga saat musim kering akibat masuknya air asin ke sumber air baku.

Selain itu, ia meminta Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa membangun tandon atau lokasi penampungan di tiap wilayah.

“Jangan sampai warga kesulitan saat air berubah asin. Artinya, tempat penampungan air bersih harus disiagakan di seluruh kecamatan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Satarudin menyarankan pemkot mengkaji pengadaan teknologi pengolahan air asin jika kemampuan anggaran daerah memungkinkan.

Solusi teknis ini dinilai penting agar penanganan krisis air tidak hanya mengandalkan pola distribusi darurat, melainkan memiliki jalan keluar jangka panjang.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar