Serapan APBD Masih Rendah, Fraksi Amanat Persatuan DPRD Sanggau Minta OPD Akselerasi Program
SANGGAU, insidepontianak.com – Fraksi Amanat Persatuan DPRD Kabupaten Sanggau menyoroti rendahnya realisasi APBD Tahun Anggaran 2026.
Pasalnya, hingga 31 Agustus 2026, serapan anggaran baru mencapai 51,19 persen. Angka itu dinilai masih sangat rendah.
“Karena itu, Fraksi Amanat Persatuan mengingatkan pemerintah daerah segera mempercepat proses penyerapan. Terutama bagi OPD yang belum mencapai target,” tegas juru bicara Fraksi Amanat Persatuan, Edy, dalam rapat paripurna DPRD Sanggau, Senin (28/9/2026).
Rapat paripurna tersebut beragendakan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Edy memaparkan, rata-rata realisasi belanja fisik baru mencapai 58 persen. Sementara realisasi keuangan, baru 51,19 persen, atau sekitar Rp771 miliar dari total belanja daerah Rp1,507 triliun.
Data ini menunjukkan pelaksanaan program berjalan lambat. Padahal, tahun anggaran 2026 tinggal menyisakan beberapa bulan lagi.
Oleh sebab itu, seluruh OPD diminta mengakselerasi kegiatan di lapangan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan menjelang akhir tahun.
“Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat,” lanjut Edy.
Selain serapan anggaran, Fraksi Amanat Persatuan mendorong Pemkab Sanggau memprioritaskan pembangunan layanan dasar.
Layanan tersebut meliputi sarana pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan, hingga penyediaan air bersih.
"Penyediaan layanan dasar sangat penting karena menjadi kebutuhan riil masyarakat dan manfaatnya dirasakan secara langsung," ujarnya.
Pembangunan layanan dasar juga krusial untuk menekan angka kemiskinan dan mendongkrak kualitas hidup warga.
"Hal ini penting karena pembangunan layanan dasar akan berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," pungkasnya.***
Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment