CT Scan RSUD MTh Djaman Rusak, DPRD Sanggau Desak Segera Diperbaiki
SANGGAU, insidepontianak.com -- Kerusakan alat CT Scan (Computed Tomography Scan) di RSUD MTh Djaman Sanggau menjadi perhatian DPRD Kabupaten Sanggau. Pasalnya, alat tersebut sudah cukup lama tidak dapat difungsikan dan hingga kini belum diperbaiki.
Kondisi itu berdampak pada pelayanan pasien yang membutuhkan pemeriksaan menggunakan CT Scan. Pasien terpaksa dirujuk ke rumah sakit di luar daerah untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau, Paulus, mengatakan kondisi tersebut harus segera dicarikan solusi agar masyarakat Sanggau tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal di daerah sendiri.
"Kita memang mendesak supaya itu segera diperbaiki. Atau dicari solusi supaya masyarakat Kabupaten Sanggau bisa dilayani dengan baik, dengan adanya CT Scan itu," kata Paulus.
Menurutnya, keberadaan CT Scan sangat penting dalam mendukung pelayanan medis di rumah sakit, terutama bagi pasien yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk menunjang diagnosis dan penanganan.
Ketika alat tidak dapat digunakan, pasien yang membutuhkan pemeriksaan CT Scan harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah. Kondisi ini dinilai dapat menambah beban pasien dan keluarga, baik dari sisi biaya pengobatan maupun biaya transportasi dan kebutuhan selama menjalani pemeriksaan di luar daerah.
"Alat CT Scan ini penting untuk kita pastikan bisa berfungsi dengan baik. Sebab, jika pasien harus dirujuk ke rumah sakit luar, tentu akan menambah beban biaya pengobatan bagi keluarga dan pasien," ujarnya.
Paulus berharap pemerintah daerah segera memastikan solusi atas kerusakan alat tersebut. Jika perbaikan tidak memungkinkan, pemerintah perlu mempertimbangkan pengadaan alat baru agar kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat tidak terus bergantung pada rumah sakit di luar daerah.
Ia juga meminta agar kebutuhan perbaikan maupun pengadaan CT Scan menjadi perhatian dalam perencanaan anggaran Tahun 2027.
"Harapan kita alat itu bisa segera diperbaiki. Apakah di tahun 2027 sudah siap atau tidak dianggarkan untuk perbaikannya, ataupun diadakan yang baru atau apa. Yang penting itu harus ada," tegasnya. (*)
Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment