Wabup Sangau: Safari Ramadan dan Natal Libatkan Perusahaan dan OPD Terkait

26 Oktober 2026 15:58 WIB
Foto: insidepontianak.com -- Wabup Susana didampingi Asisten I Marina Rona, Kabag Kesra, Henny Lorryda Yuliana dan perwakilan Organisasi Masyarakat Keagamaan saat rakor tahapan pelaksanaan Safari Ramadan 2027.

SANGGAU, insidepontianak.com -- Pemerintah Kabupaten Sanggau menggelar rapat tahapan pelaksanaan Safari Ramadan dan Safari Natal sebagai agenda tahunan.

Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, mengatakan rapat tersebut bertujuan mensinkronisasi program pemerintah daerah dengan kegiatan hari besar keagamaan.

"Ya pada hari ini kita melaksanakan rapat tahapan untuk Safari Ramadan. Kemarin juga sudah lakukan untuk Safari Natal baik Katolik maupun Protestan. Tentunya tujuan ini bagaimana mensinkronisasi program-program pemerintah daerah dengan kegiatan hari-hari besar," ujar Susana, Senin 26 Oktober 2026.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi kewajiban pemerintah daerah dalam mendukung visi misi Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan yang memiliki enam misi.

"Tentunya ini menjadi kewajiban kami di dalam visi misi kami Sanggau Maju berkelanjutan dan berkeadilan ada enam misi kami juga ya di situ menjadi kewajiban pemerintah artinya untuk mendorong pembangunan di setiap kegiatan-kegiatan keagamaan," katanya.

Susana menyebut rapat ini merupakan momen pertama di masa kepemimpinan Yohanes Ontot - Susana Herpena (YOS) berkolaborasi dengan seluruh OPD.

"Berkolaborasi dengan seluruh jajaran OPD untuk bisa mengarahkan program-program mereka ke kecamatan yang sudah ditentukan sebagai titik untuk Safari Ramadan maupun Safari Natal," jelasnya.

Adapun pembagian titik safari tahun ini yakni Safari Ramadan: 5 kecamatan, Safari Natal Katolik: 5 kecamatan dan Safari Natal Protestan: 5 kecamatan sehingga total 15 kecamatan tanpa tumpang tindih.

"Artinya tidak akan ada tumpang tindih dan ini menjadi agenda rutin kita sampai tahun 2030 di masa kepemimpinan Yohanes Ontot dan saya Susana Herpena," tegasnya.

Rapat dihadiri dua Asisten Setda Sanggau dan Kabag Kesra dengan mempelajari regulasi dan aturan pelaksanaan safari.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan antara Pemda dengan masyarakat di akar rumput, safari juga menjadi kunjungan kerja untuk melihat pembangunan dan mendengar aspirasi masyarakat.

"Tentunya ini event yang memang wajib kita dukung kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan juga masyarakat kami tidak bisa bekerja sendiri. Tanpa dukungan dari Bapak Ibu program ini tidak akan berjalan," ujarnya.

Pemkab Sanggau akan mengatur jadwal safari sebagai program wajib OPD dalam mendukung visi misi Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan.

"Nanti kita akan atur jadwalnya sehingga ini menjadi program yang wajib dilaksanakan oleh OPD masing-masing untuk mendukung program visi misi Sanggau Maju berkelanjutan dan berkeadilan," pungkasnya. (*)


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar