Bantu Ringankan Beban Orang Tua, Siswa SMPN 1 Sungai Melayu Rayak Terima Buku dan Seragam Gratis
KETAPANG, insidepontianak.com – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Ketapang tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan memperluas akses pendidikan bagi generasi muda.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni menyalurkan bantuan buku dan seragam sekolah gratis kepada siswa SMP Negeri 1 Sungai Melayu Rayak.
Bantuan tersebut diberikan secara langsung sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak, khususnya dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
“Program ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan keterbatasan ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” kata Bupati Ketapang Alexsander Wilyo.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu sektor strategis yang harus mendapat perhatian serius dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ketapang.
Terlebih, rata-rata lama sekolah masyarakat Ketapang saat ini masih berada di angka 7,9 tahun. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus pekerjaan bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
“Pendidikan harus menjadi prioritas pembangunan. Kita ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan, tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarganya,” tegasnya.
Ia berharap, program bantuan pendidikan tersebut dapat terus berlanjut dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Tidak hanya buku dan seragam, tetapi juga mencakup kebutuhan perlengkapan sekolah lainnya seperti tas dan sepatu.
Selain pemenuhan kebutuhan siswa, peningkatan kualitas pendidikan juga harus dibarengi dengan pemerataan tenaga pendidik, perbaikan fasilitas sekolah, serta penyediaan rumah bagi guru di wilayah yang membutuhkan.
“Peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan kepada siswa. Kita juga harus memperhatikan kesejahteraan dan kebutuhan guru, pemerataan tenaga pendidik, serta fasilitas sekolah agar proses belajar mengajar berjalan optimal,” ungkapnya.
Ia juga mengajak para guru, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam membangun karakter generasi muda, mulai dari penanaman akhlak, kedisiplinan, hingga semangat belajar.
Menurutnya, pendidikan bukan semata-mata tentang capaian akademis, tetapi juga bagaimana membentuk generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Anak-anak kita harus tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak, kedisiplinan, dan semangat untuk terus belajar. Ini membutuhkan dukungan semua pihak, baik guru, orang tua, maupun masyarakat,” katanya.
Ia berharap bantuan buku dan seragam tersebut dapat meringankan beban orang tua sekaligus menambah motivasi siswa untuk bersekolah dengan penuh percaya diri.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Ketapang, yakni Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri, khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia yang berdaya saing.
“Membangun Ketapang tidak cukup hanya dengan membangun jalan dan jembatan. Kita juga harus membangun manusianya. Sebab, masa depan daerah ini sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang kita persiapkan sejak sekarang,” pungkasnya. (*)
Penulis : Fauzi
Editor : -

Leave a comment