Di Forum Jamsostek Award 2026, Gubernur Kalbar Dorong Perlindungan bagi Relawan Karhutla

14 Oktober 2026 20:43 WIB
Gubernur Kalbar, Ria Norsan turut hadir dalam wawancara nasional Jamsostek Award 2026 di Jakarta. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, terus mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Jamsostek diinginkan menjangkau seluruh pekerja rentan. Komitmen tersebut dipaparkan Norsan dalam Wawancara Nasional Jamsostek Award 2026 di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Dalam pemaparannya, Pemprov Kalbar mengusung tiga pilar: komitmen, inovasi, dan keberlanjutan. Ketiganya menjadi landasan memperkuat kebijakan, pembiayaan, hingga kolaborasi lintas sektor untuk mencapai Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

Ia mengungkapkan, hingga Triwulan III 2026, cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kalbar telah menjangkau 785.310 pekerja atau 30,15 persen. Selain itu, sebanyak 80,12 persen perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga telah terlindungi.

Perluasan ini akan terus dipacu. Relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi target kepesertaan. Sebab, mereka berada di garda terdepan penanggulangan bencana dengan risiko kecelakaan kerja yang sangat tinggi di lapangan.

Karena itu, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dinilai krusial untuk memberikan rasa aman saat para relawan menjalankan tugas kemanusiaan.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Kalbar telah mengalokasikan anggaran untuk meng-cover perlindungan bagi 50.000 pekerja rentan pada 2027.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Suhuri, menegaskan perluasan jaminan sosial ini merupakan upaya bersama agar para pekerja lapangan bisa bertugas dengan tenang.

“Melalui BPJS Ketenagakerjaan, mereka bisa bekerja lebih tenang karena ada kepastian perlindungan,” tegas Suhuri.

Ia menambahkan, perluasan kepesertaan membutuhkan sinergi kuat antara pemda, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah kabupaten/kota, Kejaksaan Tinggi, hingga dunia usaha.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan program, mendorong pemerataan jaminan, serta memacu terwujudnya UCJ di Kalimantan Barat.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo/biz
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar