Garda Revolusi Iran Tegaskan Perang kepada AS–Israel akan Terus Berlanjut

4 Maret 2026 15:18 WIB
Anggota Garda Revolusi Iran. (Antara/Reuters)

TEHERAN, insidepontianak.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan akan membalas serangan Amerika Serikat dan Israel yang telah menghancurkan fasilitas militer dan menewaskan masyarkat sipil.

Dalam pernyataan yang dikutip stasiun televisi pemerintah IRIB, IRGC menyatakan tidak ada serangan yang akan dibiarkan begitu saja. Mereka menyebut perang melawan AS dan Israel akan terus berlanjut.

“Tak satu pun kejahatan mereka akan dibiarkan tanpa balasan,” demikian pernyataan IRGC mengutip Antara.

IRGC menuduh AS dan Israel menyerang sekolah, rumah sakit, stadion, restoran, hingga gedung pernikahan. Serangan itu disebut bertujuan menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Menurut mereka, korban sipil telah melampaui 700 orang. Angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

IRGC juga melaporkan sejumlah insiden dalam sehari terakhir. Satu keluarga tewas akibat rudal Tomahawk yang menghantam bangunan tempat tinggal di Oshnavieh.

Lima orang lainnya dilaporkan tewas setelah rudal menghantam mobil pribadi di Salman.
Serangan lain terjadi di distrik Kasemiyeh, Urmia.

Di lokasi itu, sepasang lanjut usia disebut meninggal dunia setelah rumah mereka terkena rudal.
IRGC menyebut seluruh serangan berasal dari militer AS.

Sebelumnya, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target dan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. Situasi hingga kini masih memanas.


Penulis : Sputnik/Antara
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar