Kunjungi Pura Giripati Mulawarman, Sujiwo Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Identitas Daerah
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Kunjungan Bupati Kubu Raya Sujiwo ke Pura Giripati Mulawarman, Kecamatan Sungai Raya, menjadi momentum penegasan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas daerah di tengah keberagaman masyarakat Kubu Raya.
Di hadapan umat Hindu yang tengah mempersiapkan rangkaian hari raya keagamaan, Sujiwo menekankan bahwa budaya dan agama merupakan unsur yang tidak terpisahkan dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, keberagaman budaya yang dimiliki setiap etnis justru menjadi kekuatan sosial yang harus dirawat bersama.
“Setiap etnis memiliki budaya masing-masing, dan itu harus kita jaga, termasuk budaya masyarakat Bali yang ada di Kubu Raya,” kata Sujiwo, Kamis (5/3/2026).
Ia mengaitkan pentingnya pelestarian budaya dengan konsep Trisakti yang menempatkan kepribadian bangsa dalam bidang budaya sebagai salah satu fondasi utama pembangunan nasional.
Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan agar seluruh kelompok masyarakat memiliki kesempatan yang sama dalam menjaga tradisi, adat istiadat, dan praktik keagamaan.
Di samping itu, Sujiwo menyampaikan, bahwa keberagaman bukan sekadar realitas sosial, melainkan potensi besar untuk memperkuat persatuan masyarakat jika dikelola melalui sikap saling menghargai.
Ia mengajak, seluruh tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh etnis terus menjadi pelopor harmonisasi sosial di Kabupaten Kubu Raya.
“Saya yakin selama komunikasi terbangun dengan baik dan toleransi terus dijaga, harmonisasi masyarakat di Kubu Raya akan tetap kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kalimantan Barat, Ida Sri Resi Dukuh Putra Bandem Kepakisan, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang dinilai memberikan dampak nyata bagi umat Hindu.
Menurutnya, selain dukungan terhadap kegiatan keagamaan, pemerintah daerah juga berencana membantu pemeliharaan fasilitas pura.
Termasuk perawatan gedung Sanggraha Widya Guna agar semakin representatif sebagai pusat aktivitas umat.
Langkah tersebut, kata dia, menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam menjaga keberlangsungan kehidupan beragama di daerah.
“Kami merasakan perhatian yang luar biasa. Kehadiran langsung kepala daerah memberi semangat bagi umat untuk terus menjaga agama dan budaya,” pungkasnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment