Anggarkan Rp30 Miliar, Pasar Induk Kubu Raya di Sungai Raya Segera Dibangun

20 April 2026 13:52 WIB
Tim perwakilan Kementerian Perdagangan RI bersama aparatur Pemkab Kubu Raya saat meninjau langsung lokasi pasar induk di Sungai Raya, Kubu Raya, Senin (20/4/2026). (insidepontianak.com/Greg)

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Rencana pembangunan pasar induk di kawasan Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya mulai terwujud.

Proyek ini disebut memakan anggaran APBN sebesar Rp30 miliar. Dan disiapkan untuk menampung sekitar 330 lapak pedagang di atas lahan seluas kurang lebih satu hektare.

Pasar induk tersebut nantinya menjadi pecahan dari Pasar Melati dan Pasar Menanjak yang selama ini sudah beroperasi puluhan tahun dan dinilai tak lagi mampu menampung aktivitas perdagangan yang terus meningkat.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa rencana pembangunan pasar induk sudah sangat matang dan siap direalisasikan. 

Dari sisi historis hingga kebutuhan ekonomi, menurutnya, pembangunan ini sudah tidak bisa ditunda lagi.

“Ini sudah sangat dapat diwujudkan. Pasar Melati itu sudah berusia 35 tahun," ujarnya saat meninjau Pasar Rakyat Desa Sungai Raya itu, Senin (20/4/2026).

Dari semua sektor dan aspek, Sujiwo menilai, sudah waktunya pemerintah membuat pasar baru, yaitu pasar induk.

Sujiwo mengatakan, secara administratif, hampir seluruh persyaratan telah dipenuhi. 

Hanya tersisa dua dokumen yang tengah diproses, yakni analisis dampak lalu lintas (andralalin) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Semua dokumen sudah kita persiapkan secara matang. Tinggal dua dokumen yang akan kita selesaikan dalam waktu singkat,” tambahnya.

Ia menilai keberadaan pasar induk ini sangat mendesak, mengingat tingginya aktivitas distribusi barang dari Kubu Raya ke Kota Pontianak. 

Bahkan, sekitar 55 persen kebutuhan pokok di Pasar Flamboyan Pontianak berasal dari wilayah Kubu Raya.

“Kalau pasar induk ini terbangun, akan terjadi penyebaran ekonomi. Tidak lagi terpusat di Pontianak,” jelasnya.

Sementara itu, Kementerian Perdagangan RI turut mengawal proses tersebut dengan melakukan identifikasi teknis di lapangan. 

Wakil Ketua Tim Bidang Pengembangan Sarana Perdagangan Kemendag, Andry E Prastyo, menyebut langkah ini merupakan tindak lanjut dari usulan anggaran Rp30 miliar yang diajukan Pemkab Kubu Raya.

“Peninjauan ini untuk menindaklanjuti usulan pembangunan pasar induk. Setelah identifikasi, kami akan lakukan pembahasan teknis lebih lanjut,” katanya.

Hasil identifikasi tersebut nantinya akan dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penerbitan rekomendasi dari Kementerian Perdagangan kepada Kementerian Pekerjaan Umum.

“Jika syarat administrasi dan teknis terpenuhi, kami bisa segera mengeluarkan surat rekomendasi agar prosesnya naik ke tahap pengusulan anggaran di Kementerian PU,” jelas Andry.

Ia berharap seluruh tahapan berjalan lancar sehingga pembangunan pasar induk di Kubu Raya dapat segera direalisasikan dan memberi dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar