Kualitas Udara Membaik, Disdikbud Kubu Raya Siapkan Pembelajaran Tatap Muka
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Kualitas udara di wilayah Kabupaten Kubu Raya berangsur membaik, setelah hujan turun dalam beberapa hari terakhir. Pembelajaran tatap muka (PTM) bagi siswa SD hingga SMP berpeluang digelar kembali.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubu Raya pun terus memantau perkembangan di lapangan. Evaluasi dilakukan untuk menyiapkan PTM agar benar-benar aman dilaksanakan.
“Ada beberapa kriteria yang harus kita penuhi sebelum menentukan metode pembelajaran ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Sy Muhammad Firdaus, kepada insidepontianak.com, Sabtu (26/9/2026).
Salah satu indikator utama yang menjadi pertimbangan PTM adalah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU). Jika ISPU berada pada angka 1–50 atau kategori baik, pembelajaran tatap muka dapat berjalan normal.
Sementara pada ISPU 51–100 atau kategori sedang, PTM masih dapat dilaksanakan dengan tetap memantau kondisi kesehatan siswa, terutama mereka yang sensitif terhadap kualitas udara.
Sedangkan jika ISPU berada di atas 100—yang masuk kategori tidak sehat hingga berbahaya, sekolah dapat menghentikan PTM dan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) demi melindungi kesehatan peserta didik.
Karena itu, Disdikbud Kubu Raya tengah memastikan apakah kualitas udara sudah berada pada batas aman untuk kembali melaksanakan pembelajaran di sekolah.
“Kita sedang memastikan lagi. Kalau kualitas udara sudah berada pada batas yang aman, PTM akan kita laksanakan pekan depan,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pelaksanaan PJJ terpaksa diberlakukan selama enam pekan belakangan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat kualitas udara memburuk hingga level berbahaya.
Kabut asap mulai berkurang dalam beberapa hari belakangan seiring hujan yang mulai mengguyur. Kondisi ini diharapkan terus bertahan supaya kualitas udara berada pada level aman dan siswa bisa kembali belajar secara langsung di sekolah.
“Kita sudah enam pekan melakukan PJJ. Mudah-mudahan tidak diperpanjang lagi,” harap Firdaus.***
Penulis : Gregorius
Editor : Abdul Halikurrahman

Leave a comment