Bupati Sujiwo Kucurkan APBD Rp100 Juta Dukung Kontingen Guru di Porsenijar Kalbar
KUBU RAYA, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, mengucurkan anggaran sebesar Rp100 juta melalui APBD untuk mendukung kontingen guru yang berlaga dalam Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 di Kota Singkawang.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap para tenaga pendidik.
Baginya, para guru tak hanya bertugas mendidik di ruang kelas, tetapi juga perlu diberi ruang untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga, seni, hingga inovasi pembelajaran.
Selain alokasi APBD, Pemkab Kubu Raya juga menghimpun dana gotong royong sebesar Rp20 juta yang berasal dari Perumdam Tirta Raya (Rp5 juta), Bank Kalbar (Rp5 juta), serta bantuan pribadi Sujiwo sebesar Rp10 juta.
Tak hanya itu, Sujiwo mengungkapkan bahwa sebelumnya ia juga telah menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp45 juta dari kantong sendiri untuk menopang kegiatan Porsenijar di tingkat kabupaten.
"Publik harus tahu. Jangan berpikir semua bantuan itu dari APBD," tegas Sujiwo usai melepas kontingen guru di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (2/11/2026).
Ia menambahkan, pemerintah daerah harus hadir mendukung kegiatan positif yang bermanfaat bagi dunia pendidikan sekaligus mempererat silaturahmi antarguru. Sujiwo berharap Porsenijar tidak sekadar menjadi ajang berburu gelar juara, melainkan momentum memperkuat kekompakan.
"Mustahil kita bisa berkolaborasi kalau tidak solid. Soliditas ini sangat penting," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kubu Raya, Zainiansyah, menjelaskan bahwa kontingen yang berangkat telah melalui proses seleksi berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Porsenijar tingkat Provinsi Kalbar yang digelar di Singkawang ini berlangsung selama satu pekan hingga 6 November 2026, dan diikuti oleh perwakilan dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar.
Dalam ajang ini, Kubu Raya mengirimkan 96 atlet guru yang akan bertanding di tiga kategori utama: olahraga, seni, dan pembelajaran.
Untuk kategori olahraga, cabang yang dilombakan meliputi bola voli, sepak takraw, tenis meja, bulu tangkis, dan mini soccer.
Kategori seni mempertandingkan melukis, menyanyi solo, paduan suara, serta tari tunggal. Sementara pada kategori pembelajaran, fokus lomba diarahkan pada inovasi pembelajaran dan pembelajaran mendalam (deep learning).
Zainiansyah menekankan bahwa kompetisi ini menjadi sarana krusial bagi para guru untuk mengasah kreativitas dan melahirkan inovasi baru dalam mengajar.
"Guru diharapkan terus berkembang dan berkreativitas agar proses belajar-mengajar di tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA menjadi lebih menarik dan menyenangkan bagi murid," terangnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada Bupati Sujiwo beserta Pemkab Kubu Raya atas perhatian dan dukungan moril maupun materiel yang diberikan.
"Terima kasih atas dukungan pemerintah daerah. Ini menjadi amunisi penyemangat bagi kami untuk memberikan prestasi terbaik," ucapnya.
Secara keseluruhan, rombongan Kontingen Kubu Raya yang bertolak ke Singkawang mencapai 250 orang, terdiri dari para atlet guru, pelatih, dan ofisial. Zainiansyah berharap para peserta dapat tampil maksimal agar berpeluang mewakili Kalimantan Barat ke tingkat nasional pada 2027 mendatang.***
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment