Jembatan Kapuas III Butuh Rp3,1 Triliun, Pembebasan Lahan Ditargetkan Tuntas 2027
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Pembangunan Jembatan Kapuas III diperkirakan menelan anggaran hingga Rp3,1 triliun.
Sebelum proyek raksasa ini dimulai, pemerintah menargetkan pembebasan lahan di kedua sisi jembatan rampung pada 2027.
Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional BPJN Kalbar, Koswari Abizar mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan tahapan perencanaan awal proyek tersebut pada 2023.
Jembatan Kapuas III direncanakan memiliki panjang sekitar 5,9 kilometer, menghubungkan kawasan Wajok di Kabupaten Mempawah dengan sisi Kubu Raya di kawasan Jeruju Besar.
"Untuk pembebasan lahan, kami harapkan bisa selesai pada 2027. Termasuk dokumen pengadaan tanah hingga pelaksanaan ganti rugi," kata Koswari, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, apabila pembebasan lahan dan dokumen lingkungan sudah siap, pembangunan fisik berpeluang mulai masuk tahap pelaksanaan pada 2028.
Namun, realisasinya tetap bergantung pada arahan dan kebijakan pemerintah pusat.
Koswari menyebut, proyek tersebut membutuhkan waktu cukup panjang.
Dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp3,1 triliun, pembangunan diperkirakan memerlukan waktu sedikitnya lima tahun.
"Ini membutuhkan biaya besar dan waktu yang cukup panjang. Paling sedikit sekitar lima tahun untuk pembangunan Jembatan Kapuas III," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo menegaskan pemerintah daerah siap mengambil bagian dalam mempercepat realisasi proyek tersebut, terutama menyangkut pembebasan lahan.
Menurutnya, pemerintah kabupaten akan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi untuk memastikan kebutuhan lahan dapat diselesaikan sesuai target.
"Tahun depan kita sudah akan berkolaborasi untuk membebaskan lahannya. Jadi, pembebasan lahan itu ditargetkan sudah ter-cover pada 2027," ungkap Sujiwo.
Selain itu, Pemkab Kubu Raya juga akan membantu memperlancar seluruh proses yang dibutuhkan hingga pembangunan jembatan terealisasi.
Sujiwo menilai, kehadiran Jembatan Kapuas III bukan sekadar membuka akses baru. Infrastruktur ini juga diharapkan memperlancar distribusi barang dan jasa sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas.
"Selain memperlancar arus barang dan jasa, jembatan ini juga akan mengurai kemacetan yang terjadi, termasuk di kawasan Kapuas I dan Kapuas II," pungkasnya. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment