Drainase Ngabang Tersumbat, DPRD Dorong Warga Aktif dalam Jumat Bersih
LANDAK, Insidepontianak.com — Kegiatan gotong royong dalam program Jumat Bersih yang rutin digelar Pemerintah Kabupaten Landak dinilai menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan drainase tersumbat di Kota Ngabang.
Anggota DPRD Kabupaten Landak, Rony, mengatakan kegiatan tersebut dapat menjadi solusi sementara di tengah keterbatasan anggaran untuk perbaikan drainase secara menyeluruh.
“Saya pribadi mendukung pelaksanaan gotong royong ini, karena ini salah satu upaya menyiasati kekurangan anggaran. Kita tahu, untuk memperbaiki drainase itu membutuhkan biaya yang besar,” ujar Rony saat mengikuti kegiatan Jumat Bersih.
Menurutnya, persoalan saluran air yang tersumbat sebenarnya bisa mulai diatasi melalui kerja bersama masyarakat dengan membersihkan parit dan drainase secara rutin.
“Dengan gotong royong, kita sudah bisa mengatasi permasalahan menyumbatnya parit dan air yang ada di drainase Kota Ngabang,” katanya.
Rony menilai kegiatan Jumat Bersih juga menjadi cara untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, terutama di kawasan perkotaan yang partisipasi warganya dinilai masih minim.
Ia berharap kehadiran pemerintah daerah, DPRD, dan unsur lainnya dalam kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat ikut terlibat menjaga kebersihan drainase di lingkungan masing-masing.
“Ini salah satu cara kita hadir di sini, mudah-mudahan menggugah hati masyarakat yang ada di sekitar untuk ikut hadir,” ujarnya.
Menurut Rony, budaya gotong royong di wilayah perkotaan cenderung lebih sulit digerakkan dibandingkan di perdesaan yang umumnya sudah memiliki jadwal rutin kerja bakti.
“Kalau masyarakat di lingkungan perkotaan itu agak sulit diajak. Kalau di perdesaan, mereka sudah ada jadwal tersendiri untuk gotong royong,” katanya.
Ia berharap kegiatan Jumat Bersih dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga persoalan drainase tersumbat di Kota Ngabang bisa perlahan diatasi tanpa harus menunggu proyek besar pemerintah.
“Harapan kita, dengan gotong royong bersama, tanpa mengeluarkan biaya besar, kita sudah bisa mengatasi permasalahan saluran dalam kota ini,” pungkasnya. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment