Inflasi Pontianak Terkendali di Bawah 2,5 Persen, Pasar Murah Efektif Kendalikan Harga Bapok

2 Juni 2026 12:13 WIB
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono tinjau aktivitas perdagangan di Pasar Puring Siantang, Jumat (13/3/2026). (Prokopim)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memastikan laju inflasi terkendali dan sukses bertahan di bawah angka 2,5 persen.

Namun, keberhasilan ini tidak membuat pemerintah kota lengang. Pemantauan harga di pasar tradisional tetap diperketat demi menjaga stabilitas daya beli masyarakat.

“Kami terus memantau perkembangan harga-harga kebutuhan pokok di lapangan setiap hari,” ujar Edi, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, formulasi pengendalian inflasi tak lepas dari gerakan pasar murah yang digelar secara rutin di berbagai titik pemukiman padat penduduk.

Program taktis tersebut dinilai sangat efektif karena memotong rantai distribusi, sehingga warga bisa membeli bahan pokok dengan harga jauh di bawah pasaran.

“Begitu ada komoditas naik, langsung kita intervensi. Kuncinya adalah pasokan barang dari daerah penghasil harus tetap tersedia aman,” jelasnya menambahkan.

Selain kelancaran distribusi pangan, Edi menyebut ketahanan ekonomi warga Pontianak juga disokong oleh menggeliatnya sektor usaha mikro dan informal.

Pemerintah kota pun berkomitmen terus memacu sektor riil ini guna menekan angka pengangguran terbuka melalui pembukaan lapangan kerja baru yang mandiri.

“Sektor UMKM terbukti menjadi bantalan dan kekuatan utama ekonomi lokal. Ini yang terus kita dorong agar terus berkembang pesat,” pungkas Edi optimis.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar