Rakor Ground Check PTPN IV: Krisantus Minta Hilirisasi dan Peremajaan Kebun Dipercepat
PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mendukung program ekstensifikasi dan hilirisasi industri kelapa sawit yang diinisiasi PTPN IV.
Hilirisasi seperti pembangunan pabrik minyak goreng dan margarin dinilai strategis untuk percepatan pertumbuhan ekonomi dan kemandirian pangan daerah.
“Ini cita-cita besar kami agar Kalbar mandiri pangan. Kebutuhan minyak goreng dan margarin tak boleh lagi bergantung pada pasokan luar pulau,” ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Ground Check Teknis bersama PTPN IV, Rabu (22/7/2026).
Guna memaksimalkan potensi lahan perkebunan, Krisantus menyarankan penerapan pola intercropping (tumpang sari) tanaman kedelai, serta integrasi sapi-sawit untuk memenuhi kebutuhan daging lokal.
Namun di sisi lain, ia menginatkan pentingkan legalitas dalam ekspansi industri. Seluruh aturan wajib dipatuhi investor.
Dalam hal ini, PTPN IV diminta memastikan seluruh target lahan untuk pengembangan industry berstatus clear and clean sebelum garapan dimulai.
“Jangan sampai program ini memicu konflik hukum dan sosial. Investor juga harus menghormati keberagaman suku serta budaya masyarakat setempat,” tegasnya.
Krisantus turut mengingatkan para investor BUMN maupun swasta agar memiliki rasa memiliki (sense of belonging) terhadap daerah tempat mereka berinvestasi.
“Jangan hanya mencintai buah sawit atau bauksitnya saja, tetapi cintailah juga tanah Kalimantan Barat,” pesannya.
Sebagai langkah penataan, Wagub meminta PTPN IV segera mendata dan mempercepat peremajaan (replanting) kebun sawit tua di Parindu, Meliau, Ngabang, dan Kembayan.
Kebun karet yang tak lagi produktif pun diminta segera ditangani agar tidak memicu klaim lahan oleh warga.
Sebagai bentuk dukungan penuh, Pemprov Kalbar berkomitmen memfasilitasi percepatan perizinan serta memperkuat koordinasi lintas instansi demi kemudahan investasi yang taat aturan.***
Penulis : Abdul Halikurrahman/ril
Editor : -
Tags :

Leave a comment