Bupati Melawi Minta APKASINDO Perkuat Tata Kelola Perkebunan Sawit Ramah Lingkungan

24 September 2026 15:16 WIB
Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa. (Istimewa)

MELAWI, insidepontianak.com — Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa, mendorong Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) memperkuat kemitraan dan meningkatkan kapasitas para petani.

Kelapa sawit sendiri merupakan sektor kunci perekonomian Melawi yang berkontribusi langsung terhadap pendapatan masyarakat serta penyediaan lapangan kerja.

Karena itu, APKASINDO diharapkan menjadi wadah agar industri ini makin produktif dan menyejahterakan.

"Dan yang paling penting, pengelolaannya wajib memperhatikan kelestarian lingkungan," ujarnya saat melantik pengurus DPD APKASINDO Melawi, Kamis (24/9/2026).

Pelantikan tersebut dirangkai dengan workshop sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dadi menegaskan, ekspansi perkebunan tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan. Artinya, pengelolaan lahan tidak boleh dilakukan dengan cara membakar yang dapat memicu bencana.

Sebab, dampak karhutla sangat luas dan merugikan banyak sektor—mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga transportasi.

Lewat workshop ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menyamakan persepsi dalam menanggulangi karhutla sejak dini.

Bupati juga mengajak perusahaan, petani, dan pemerintah desa untuk memperkuat koordinasi di lapangan.

"Apabila seluruh pihak memiliki komitmen yang sama, kita dapat menekan risiko karhutla sekaligus meningkatkan kontribusi perkebunan terhadap pembangunan daerah," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD APKASINDO Melawi periode 2025–2030, Sopian Hadi, menyatakan kesiapannya memperjuangkan aspirasi petani ke pemerintah serta mengedukasi anggota terkait pencegahan karhutla.

Sementara itu, Ketua DPW APKASINDO Kalimantan Barat, Indra Rustandi, menyoroti program peningkatan SDM berupa beasiswa bagi sekitar 40 anak petani sawit asal Melawi.

Ia juga menyampaikan kendala pemasaran Tandan Buah Segar (TBS) akibat adanya pembatasan kuota penerimaan di sejumlah pabrik.

Acara ditutup dengan ucapan selamat dari Bupati kepada pengurus baru, dilanjutkan dengan pembukaan workshop pencegahan karhutla secara resmi.***


Penulis : REDAKSI
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar