Pemkab Sambas Harap Dukungan Dewan Pendidikan Kalbar Entaskan Angka Putus Sekolah

24 September 2026 16:16 WIB
Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, menerima kunjungan Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). (Istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com - Pembangunan pendidikan di Kabupaten Sambas sejatinya tidak hanya berfokus pada pembenahan infrastruktur ruang belajar.

Tetapi, pemerintah daerah juga konsen meningkatkan angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) dan Harapan Lama Sekolah (HLS).

Sebab, dua hal itu menjadi kunci dalam meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah.

“Karena itu, penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Dewasa Tidak Sekolah (DTS) menjadi agenda prioritas kami,” ucap Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, saat menerima kunjungan Dewan Pendidikan Kalbar, kemarin.

Kepada Dewan Pendidikan Kalbar, Heroaldi menegaskan, pengentasan ATS dan DTS membutuhkan kerja sama banyak pihak.

Selain itu, dukungan penuh jalur pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) juga sangat diperlukan.

"Maka, penanganan ATS dan DTS ini harus dibangun melalui kolaborasi yang kuat agar tertangani secara berkelanjutan," ujarnya.

Hero menambahkan, penuntasan kasus putus sekolah sangat bergantung pada dukungan lintas sektor. 

Pasalnya, persoalan tersebut dipicu oleh beragam faktor kompleks—mulai dari masalah ekonomi, keterbatasan akses sekolah, hingga tingkat kesadaran keluarga yang rendah.

Atas dasar itulah, peran dan dukungan Dewan Pendidikan Kalbar sangat dibutuhkan untuk melahirkan aksi nyata serta langkah konkret dalam penanganan ATS dan DTS di Kabupaten Sambas.***


Penulis : REDAKSI
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar