Asap Masih Pekat, Edi Kamtono Minta Siswa Sekolah Rakyat Batasi Kegiatan di Luar
PONTIANAK, insidepontianak.com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, tinjau kondisi siswa Sekolah Rakyat di Pontianak Utara, Rabu (23/9/2026).
Ia datang untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar dan kesehatan para mereka tetap terjaga di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam kunjungan tersebut, Edi berinteraksi dengan siswa untuk mengecek kondisi fisik, fasilitas asrama, hingga proses belajar-mengajar.
“Yang paling penting anak-anak ini tetap sehat, kebutuhan mereka terpenuhi, dan proses belajar tetap berjalan dengan baik,” ujar Edi di sela kunjungan.
Edi meminta pengelola Sekolah Rakyat serta dinas terkait ketat memantau kondisi fisik siswa, terutama jika muncul keluhan ISPA seperti batuk, sesak napas, hingga iritasi mata.
Aktivitas luar ruangan pun diminta segera dibatasi jika indeks kualitas udara memburuk.
“Aktivitas luar harus dikurangi. Anak-anak harus dipastikan cukup minum, menggunakan masker, dan kalau ada keluhan kesehatan segera ditangani,” tegasnya.
Selain jaminan kesehatan, Edi menekankan bahwa panti/sekolah berasrama tersebut harus menjamin kebutuhan makan, tempat tinggal, dan pendampingan karakter anak secara konsisten.
Langkah ini dilakukan agar kondisi cuaca ekstrem tidak menyurutkan semangat belajar para siswa.
“Kita ingin mereka tidak hanya sekolah, tetapi juga merasa diperhatikan. Kebutuhan dasarnya cukup dan mereka tetap semangat belajar,” pungkas Edi.***
Penulis : REDAKSI/ril
Editor : -

Leave a comment