Curi Mangga Berakhir di UGD, Pria 20 Tahun Tertancap Pagar Rumah Warga hingga Bersimbah Darah

2 November 2026 16:23 WIB
Pria berusia 20 tahun berinisial GP di Pontianak tertancap pagar tembok warga usai berniat mencuri Mangga, Minggu (01/11)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Niat hati ingin menikmati mangga gratis, nasib malah berujung tragis. Seorang pria berusia 20 tahun berinisial GP di Pontianak justru harus merasakan pengalaman yang tak pernah dibayangkan. Bukannya pulang membawa mangga, ia malah tertancap ujung pagar besi berbentuk tombak.

Peristiwa apes ini terjadi di sebuah rumah di Jalan Perdana, Kompleks Bali Agung II, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Minggu (1/11/2026) malam.

GP diduga hendak mencuri mangga dengan cara memanjat pagar rumah warga. Namun, aksi berburu buah tersebut berakhir di luar dugaan.

Saat berusaha menarik sekumpulan mangga dari salah satu dahan pohon, tiba-tiba dahan itu patah. GP kehilangan keseimbangan dan jatuh dalam posisi terduduk tepat di atas ujung pagar besi.


GP mendapat perawatan di rumah sakit usai mencuri Mangga hingga tertancap pagar tembok milik warga/IST  

Alhasil, bukan mangga yang berhasil dibawa pulang, melainkan ujung pagar yang menancap di bagian bokongnya.

Kapolsek Pontianak Selatan AKP Inayatun Nurhasannah mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian melalui Call Center 110 sekitar pukul 19.45 WIB.

Saat tiba di lokasi, polisi mendapati GP masih terduduk di atas pagar dengan ujung besi berbentuk tombak menancap di tubuhnya.

Pemilik rumah, Nendy Chandra, awalnya sedang beristirahat. Namun, ia mendengar suara lirih meminta tolong dari depan rumah.

Ketika diperiksa, ternyata ada pria yang mengalami kejadian nahas tersebut. GP pun mengaku terjatuh saat hendak mengambil mangga.

"Pengakuan GP, ia datang seorang diri memanjat pagar rumah korban dan menarik sekumpulan mangga dari salah satu dahan pohon. Namun nahas, dahan yang ditariknya patah," kata Inayatun.

Karena kondisi GP cukup serius, proses evakuasi tak bisa dilakukan sembarangan. Petugas Damkar, polisi, PMI dan ambulans RS Anton Soedjarwo dikerahkan ke lokasi.

Petugas bahkan harus mengeluarkan gerinda untuk memotong pagar. Sebab, besi yang sudah menancap tidak memungkinkan dicabut begitu saja.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 20.22 WIB dan baru selesai pukul 20.46 WIB.

Setelah pagar berhasil dipotong, GP langsung dilarikan menggunakan ambulans RS Anton Soedjarwo untuk mendapatkan penanganan medis.(Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar