Satarudin Minta Kajian Investasi dan Dampak Sosial-Ekonomi Jembatan Garuda Dimatangkan
PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengingatkan agar rencana pembangunan Jembatan Garuda didahului kajian yang matang. Meski mendukung solusi pengurai kemacetan, proyek besar ini tidak bisa direalisasikan tanpa perencanaan terukur.
Menurut Satarudin, Jembatan Garuda merupakan proyek berskala besar yang melibatkan lintas kementerian, baik terkait investasi maupun infrastruktur transportasi.
Karena itu, sejumlah aspek wajib dikaji secara komprehensif, mulai dari kelayakan investasi, dampak sosial, hingga kalkulasi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"Saya bukan tidak setuju. Tetapi tentu perlu kajian yang matang supaya pembangunan Jembatan Garuda ini benar-benar jelas arahnya," kata Satarudin.
Ia menegaskan, studi kelayakan atau feasibility study (FS) mutlak disiapkan sebelum proyek dilanjutkan. Kajian ini krusial untuk memastikan jembatan tersebut memberi manfaat nyata sekaligus mencegah persoalan di masa depan.
Apabila proyek ini mengandalkan skema investasi swasta, koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi keniscayaan. Sejumlah instansi yang bersinggungan di antaranya Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta kementerian bidang investasi.
"Ini tidak bisa langsung dibangun. Harus dibicarakan di tingkat kementerian. Banyak pihak yang harus dikoordinasikan kalau memang serius," ujarnya.
Satarudin tidak mempersoalkan jika ada investor yang berminat membiayai pembangunan tersebut. Namun, komitmen investasi harus dibarengi kajian transparan yang wajib pula disampaikan kepada DPRD Kota Pontianak.
"Kalau memang investor bisa mengerjakan, ya bagus. Tetapi kajiannya harus matang. Dampak ekonomi dan sosialnya harus jelas, lalu disampaikan juga kepada DPRD," tegasnya.
Ia mengungkapkan, pembahasan Jembatan Garuda sebenarnya pernah mengemuka sebelumnya. Namun, hingga kini pihak legislatif belum menerima perkembangan atau pemaparan terbaru terkait rencana tersebut.
"Kita berharap Jembatan Garuda tidak sekadar menjadi gagasan besar di atas kertas, tetapi disiapkan lewat perencanaan terukur agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga Kota Pontianak," pungkasnya.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment